UNAIR NEWS – Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga tengah merayakan Dies natalis yang ke-18. Kali ini, semarak 18 tahun FKp UNAIR dibuka dengan acara senam bersama dan upacara pada Jumat pagi (24/3). Semarak Dies natalis yang akan berlangsung hingga 7 April 2017, mengusung tema Strengthen Nursing Profession to Achieve Professionalism in the Global Era.
Ditemui usai acara pembukaan, Dekan FKp UNAIR Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)., menuturkan, tema besar di usia FKp yang memasuki 18 tahun ini menjadi tuntutan bersama untuk memperkuat profesi perawat di era persaingan global.
“Saat ini kita semua tengah menghadapi era persaingan. Untuk hal itu mari kita hadapi dengan peningkatan profesionalisme perawat,” terangnya.
Untuk meningkatkan profesionalisme perawat, profesor pertama di dunia keperawatan tersebut menuturkan, banyak elemen di lingkungan kerja yang harus ditata dan dibenahi. Mulai dari kualitas institusi, sumber daya pengajar, dan tentunya kualitas mahasiswa.
“Untuk instutisi alhamdulillah akreditasi kita sudah A. Untuk SDM dosen 50% harus doktor di 2020. Saya juga ingin mahasiswa memiliki banyak prestasi, sehingga kita bisa menghasilkan suatu output yang berkualitas,” terangnya. “Satu lagi yang tidak kalah penting adalah saat uji kompetensi ners, saya ingin 100% bisa lolos, selama ini masih 98%,” imbuhnya.
Ditanya perihal langkah terdekat yang akan dilakukan, Prof. Nursalam menjelaskan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan adanya studi doktoral dan spesialis medikal bedah. Selain itu, ia juga akan mendorong semua dosen untuk terus melakukan riset yang bisa dimuat dalam berbagai jurnal.
“Paling lambat tahun 2018 program S-3 sudah ada. Kita juga ingin membuka program studi spesialis keperawatan medikal bedah. Ini yang banyak dibutuhkan,” tegasnya.
Menambahkan pernyataan Prof. Nursalam, ketua acara Dies natalis Iqlima Dwi Kurnia, S.Kep.Ns., M.Kep., menuturkan, di era globalisasi ini tuntutan masyarakat terhadap perawat sangat besar. Baginya, seorang perawat butuh memiliki kepekaan terhadap hal-hal yang dibutuhkan di masyarakat.
“Hal itu bertujuan agar saat memberikan asuhan keperawatan kita bisa memberikan asuhan yang terbaik,” terangnya.
Ditanya mengenai keterkaitan acara Dies natalis yang diisi dengan berbagai acara seperti lomba futsal dengan instansi keperawatan se-Jawa Timur, lomba masak, dan lomba debat, Iqlima menjelaskan bahwa semua itu sebagai bagian untuk semakin mempererat tali silaturahmi dengan tenaga ners lainnya.
“Saat penutupan kami mengundang pemenang lomba agar datang dan juga mau donor darah. Dengan ini saya berharap FKp UNAIR bisa lebih baik, lebih maju, dan lebih jaya lagi agar menjadi motivasi bagi instansi keperawatan yang lain,” pungkasnya. (*)
Penulis : Nuri Hermawan
Editor : Binti Q. Masruroh





