Universitas Airlangga Official Website

Gagas Inovasi EBT, Mahasiswa UNAIR Juara 3 Esay Nasional

Dua Mahasiswa FEB UNAIR Peraih Juara 3 Lomba Esai Tingkat Nasional. (Foto: Dok. Narasumber)
Dua Mahasiswa FEB UNAIR Peraih Juara 3 Lomba Esai Tingkat Nasional. (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Dua mahasiswa Ekonomi Islam, Universitas Airlangga kembali meraih prestasi pada kategori esai tingkat nasional. Kompetisi itu berlangsung sejak pendaftaran dan pengumpulan karya pada bulan november hingga puncak acara pengumuman pada Rabu (15/11/2023).

Dua mahasiswa berprestasi itu beranggotakan, Muhammad Fahmi Faturrahman dan Zulham Fadli. Dewan Perwakilan Mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus selaku penyelenggara kompetisi itu berlangsung secara online. Kompetisi itu sebagai sarana dalam menginovasi dan melakukan strategi pemuda sebagai agent of change, untuk mewujudkan Green Economy Development untuk Indonesia Berkemajuan.

Fahmi menyampaikan latar belakang memilih inovasi teknologi karena latar belakang isu energi terbarukan yang masih minim pengelolaannya, lalu media yang masih tergolong belum canggih pada umumnya. Sehingga mereka memadukan inovasi teknologi microgrid systen ke dalam pengelolaan Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi sebuah kebaruan.

“Sebab ini EBT yang masih belum optimal disalurkan ke rural area pedesaan, menjadi sebuah gagasan atau inovasi, yang nantinya bisa mewujudkan green economy development. Menjadikan Indonesia negara yang maju akan pengelolaan EBT dan memakmurkan masyarakat luas,” tambahnya

Lebih lanjut, dalam mempersiapkan lomba, Fahmi dan Zulham justru tidak mempunyai persiapan khusus. Fahmi mengaku merencanakan gagasan ini secara matang.  Bisa dikatakan kendala dalam proses pengerjaan dianggap singkat dari deadline pengumpulan. Dalam koordinasi tugas, Fahmi sebagai ketua tim mengelola sumber sekunder dan Zulham mencari sumber sekunder di berbagai jurnal terpercaya dan artikel yang valid.

Fahmi berharap penulisan kami bisa dipublikasi secara umum dan semua bisa merasakan manfaat, sebab kepenulisan ini ditujukan secara khusus untuk stakeholder dalam menjadikan sebuah kebijakan. EBT dengan Teknologi Microgrid bisa dikombinasikan serta dimanfaatkan secara mudah dan luas, tentunya menjangkau sektor-sektor yang sulit untuk disalurkan seperti rual area tersebut.

“Tentu dengan adanya perlombaan ini, menjadikan setiap mahasiswa untuk bersikap kritis, solutif, dan inovatif dalam memecahkan sebuah kasus, atau kendala yang dihadapi. Sehingga nantinya, suatu permasalahan tersebut bisa diselesaikan dengan sistematis dan efektif,” jelasnya

Penulis: Mutiara Rachmi Karenina

Editor: Khefti Al Mawalia