UNAIR NEWS – Guna meningkatkan kualitas pengabdian yang excellence, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Airlangga menghadiri pertemuan “6th AUN USR & S Steering Committee” di Universiti Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur, beberapa waktu lalu.
Ketua LPM UNAIR Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, Drs., M.Com., mengatakan bahwa pertemuan itu dihadiri beberapa wakil dari berbagai perguruan tinggi di ASEAN di antaranya dari Indonesia, Filipina, Kamboja, Singapura, Thailand, dan Malaysia sebagai tuan rumah.
“Tujuan pertemuan adalah mengevaluasi program dan kegiatan periode 2016-2017 dan menyusun rencana untuk 2017-2018,” ungkapnya.
Selanjutnya, Prof. Jusuf juga mengatakan bahwa pada tahun 2016 dilaksanakan ASEAN Youth Volunteer Program (AYVP) yang melibatkan 49 pemuda berusia 18 -30 tahun berasal dari semua negara ASEAN. Di tahun berikutnya, imbuhnya, juga diadakan “The Social Return on Investment Workshop” dengan Tema “Social Return on Investment – a Tool to Measure Impact (SROI).
“Dalam hal itu, para anggota AUN juga telah menerbitkan ASEAN Journal of Community Engagement,” imbuhnya.
Pada akhir, untuk periode 2017-2018, imbunya, LPM UNAIR mengusulkan agar semua kegiatan dikembangkan dalam skala lebih luas serta partisipasi dari perguruan tinggi anggota yang lebih banyak.
“Kami juga mengusulkan kegiatan sinergis dan kolaboratif AUN dan APUCEN berasaskan penta helix yakni melibatkan lima pihak yaitu pemerintah, swasta, lembaga nir-laba (NGO), perguruan tinggi, dan lembaga internasional,” ungkap Prof. Jusuf.
Usulan LPM UNAIR diterima dan manjadi acuan menyiapkan tema pokok yang nantinya akan dibahas dalam “The 4th Asia Engage Regional Conference” di Chiang Mai University, Thailand pada November 2018. Para peserta sepakat menetapkan konferensi di Thailand bertema “Rising to the Challenges of SDG’s through Sustainable Volunteerism for Community Engagement together with Industry and International Community”.
Penulis: Nuri Hermawan





