Universitas Airlangga Official Website

GELIAT Airlangga, Wujud Kepedulian UNAIR pada Kesehatan Ibu dan Anak

Kegiatan GELIAT Airlangga (Foto: Blog GELIAT Airlangga)
Kegiatan GELIAT Airlangga (Foto: Blog GELIAT Airlangga)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program pengabdian berbasis keluarga. Komitmen itu salah satunya UNAIR tunjukan melalui Program Gerakan Peduli Ibu dan Anak Sehat Membangun Generasi Cemerlang Berbasis Keluarga (GELIAT Airlangga). Program ini merupakan hasil kolaborasi UNAIR dengan UNICEF dan melibatkan akademisi dari berbagai fakultas. Sejak berdiri, program ini berfokus pada empat area utama, yaitu pengabdian kepada masyarakat, capacity building, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan sistem rujukan.

Program ini bermula pada tahun 2015 dengan nama GELIAT UNAIR, dengan peresmian oleh Pemerintah Daerah Jawa Timur pada 25 Oktober. Sebelumnya, cikal bakal program ini telah terlaksana sejak Maret 2015 dengan inisiatif Student Partnership for Healthy Mom and Baby. Pada tahun 2018, program ini berganti nama menjadi GELIAT Airlangga, yang menandakan cakupan yang lebih luas dalam membangun generasi sehat berbasis keluarga. Kemudian, pada tahun 2021. Program ini semakin berkembang dengan membentuk GELIAT Santun Airlangga, yang berfokus pada aspek Water and Sanitation Hygiene (WASH).

Inovasi GELIAT Airlangga

GELIAT Airlangga terus menjalankan berbagai program inovatif guna mencapai tujuan Pusat Kajian Kesehatan Keluarga UNAIR serta mendukung SDG’s nomor 3 dan 17. Program pertama meliputi pendampingan Ibu Hamil dan Keluarga. Program inti yang menempatkan volunteer dari berbagai latar belakang akademik sebagai pendamping ibu hamil. Pendampingan ini terlaksana melalui koordinasi dengan Puskesmas dan kader kesehatan setempat, mencakup masa kehamilan hingga pasca persalinan. 

Program kedua capacity building meliputi pelatihan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan dan dokter, dalam meningkatkan keterampilan menangani masalah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan program ini juga memberikan pembekalan kepada kader dan volunteer dalam mendampingi ibu hamil. Program ketiga adalah Pemberdayaan Masyarakat. Program ini Melibatkan mahasiswa, dosen, alumni, ibu hamil, serta keluarga dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak. sementara program keempat adalh Penguatan Sistem Rujukan untuk meningkatkan akses rujukan bagi ibu dan bayi dengan mempelajari pola rujukan yang ada serta mencari solusi terhadap kendala dalam sistem rujukan kesehatan.

Dampak dan Harapan

GELIAT Airlangga telah berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesehatan keluarga serta mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, program ini besar harapan terus berkembang dan menjadi model nasional dalam upaya peningkatan kesehatan berbasis keluarga.

Melalui inovasi dan komitmen berkelanjutan, UNAIR terus mengukuhkan perannya sebagai pelopor dalam pengabdian masyarakat dan kesehatan keluarga di Indonesia. Geliat Airlangga terus berkembang dalam upaya meningkatkan kualitas layanan serta dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan pendekatan berbasis riset dan pemberdayaan, UNAIR berupaya menciptakan solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan keluarga di Indonesia.

Penulis: Hana Mufidatuz Zuhrah

Editor: Edwin Fatahuddin