Universitas Airlangga Official Website

Gemilang di ASMIHA 2025, Nathania Mahasiswa FK UNAIR Torehkan Prestasi Poster Terbaik

Nathania menerima penghargaan Juara 1 Best-Displayed Poster. (Foto: Dok. Pribadi)
Nathania menerima penghargaan Juara 1 Best-Displayed Poster. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Nathania, mahasiswi angkatan 2023, berhasil meraih Juara 1 Best-Displayed Poster Original Research / Systematic Review dalam ajang Asian Student Meeting in Healthcare and Allied (ASMIHA) 2025. Acara ini merupakan konferensi internasional bidang kardiovaskular yang dengan peserta dari mahasiswa, dosen, peneliti senior, dan profesional kesehatan dari berbagai negara. Tahun ini, terdapat 732 abstrak dari peserta nasional maupun internasional yang mengikuti kompetisi scientific abstract ASMIHA.

Awal Ketertarikan dan Fokus Penelitian

Nathania tertarik mengikuti ASMIHA karena minatnya dalam bidang kardiovaskular. Ia membawa dua judul penelitian unggulan: Targeting IL-6 and IL-8 in Atherosclerosis: Andrographolide as a Promising Anti-Inflammatory Agent dan Comparative Performance of Sirna-Based Therapies for Lipoprotein(a) Reduction on Reducing Atherosclerotic Cardiovascular Disease Risk: A Systematic Review and Bayesian Network Meta-Analysis. Fokus kedua penelitian adalah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu kesehatan dan meningkatkan pengalaman akademik internasional. Menurut Nathania, kualitas penyajian poster, kreativitas, dan konten unggul membuat karyanya menonjol.

Proses Riset dan Pengalaman di ASMIHA

Proses riset tidak selalu mudah, terutama saat pengumpulan data lapangan dan persiapan poster. “Pengalamannya benar-benar berkesan! Saya bersyukur bisa tampil di forum ilmiah dan ASMIHA, apalagi bertemu individu hebat. Saya terinspirasi dari senior, dokter, profesor, dan healthcare professionals yang sangat hebat dan ramah,” jelasnya. Nathania menekankan bahwa konferensi seperti ASMIHA penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan kolaborasi riset. “Ajang ini juga memotivasi mahasiswa untuk terus belajar dan berkontribusi melalui penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Rencana Lanjutan dan Motivasi untuk Mahasiswa

Setelah pencapaian ini, Nathania akan melanjutkan risetnya di tingkat internasional. Ia akan mempresentasikan karya di World Congress of Neurology 2025 di Seoul pada Oktober mendatang dan membawa dua judul penelitian di bidang neurologi. Selain itu, ia aktif melakukan riset bersama Columbia University di bidang neuroinfeksi dan surveillance TB Meningitis, serta terlibat dalam Alzheimer’s Association untuk pengembangan intervensi Alzheimer’s Disease yang lebih efektif. Nathania menekankan pentingnya keberanian memulai riset. “Jangan takut untuk mulai. Riset memang butuh waktu dan ketekunan, tapi prosesnya sangat berharga. Riset adalah kunci untuk membuka dunia yang terkunci dan menjadi changemaker dalam pengembangan ilmu kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien,” pesannya.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto