n

Universitas Airlangga Official Website

Gerbang Desa Jilid IV, Bantu Perekonomian Warga dengan Pasar Murah Airlangga

Ilustrasi
Ilustrasi oleh Feri Fenoria

UNAIR NEWS –  Pasar Murah Airlangga turut hadir dalam acara Gerakan Bangun Desa (Gerbang Desa) Jilid IV. Bertempat di Balai RW. 4 Dusun Ringinsari, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Blitar. Pasar Murah Airlangga sendiri merupakan salah satu program kerja dari Kementerian Pengabdian Masyarakat (PENGMAS), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) dengan teknis acara yaitu menjual paket sembako kepada warga dengan harga yang lebih murah dari uang hasil donasi mahasiswa UNAIR sendiri.

Imaduddin Sajid Mubarak, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR yang merupakan ketua panitia Pasar Murah menjelaskan, tujuan dari adanya pasar murah tersebut adalah karena selama ini cukup banyak masyarakat yang tidak bisa membeli sembako dengan harga normal, sehingga pasar murah hadir untuk membatu masyarakat dengan perekonomian rendah tersebut.

“Tujuannya tidak lain agar masyarakat dapat membeli sembako dengan harga terjangkau sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka,” jelasnya.

Jika pada Pasar Murah biasanya paket sembako dijual dengan harga setengah dari harga beli, Pasar Murah di Gerbang Desa Jilid IV dijual dengan harga hampir sepertiga dari harga biasanya. Nantinya, jelas Imadudin, uang hasil penjualan tersebut akan diputar lagi dan dibelikan paket sembako serta dijual dengan harga murah hingga uang tersebut habis.

“Melihat kondisi ekonomi warga kampung Jolosutro itu, harga paket sembako yang biasanya kami jual dengan setengah harga, kini kami memutuskan untuk menjualnya dengan harga yang lebih murah lagi. Jadi, satu paket sembako yang kami beli seharga 36.500 rupiah, kemarin kami jual dengan harga 10.000 rupiah saja per paketnya. Jelas Mahasiswa yang akrab dipanggil Sajid tersebut.

Antusiasme warga terhadap kegiatan Pasar Murah tersebut cukup tinggi, imbuhnya, hal itu dibuktikan pada pembukaan kemarin berhasil menjual 126 paket sembako dari 127 paket sembako yang dibeli. Tercatat pada tiap paketnya terdiri dari 1kg gula, 1 liter minyak, Sunlight, dan So Klin kemasan ekonomis, serta 1 bungkus mie.

Selain itu, salah satu tim Gerbang Desa, Davin Azaria Rianda juga menjelaskan bahwa selain untuk membantu perekonomian warga, kegiatan Pasar Murah Airlangga juga bertujuan agar masyarakat desa binaan PENGMAS BEM UNAIR dapat menerima kehadiran panitia dan mau bergabung diacara Gerbang Desa Jilid IV.

“Alasan kami memutuskan untuk mengkolaborasikan progam kerja kami, yaitu Pasar Murah dengan Gerbang Desa Jilid IV adalah, karena kondisi perekonomian warga yang cukup rendah membuat sebagian besar dari mereka tidak dapat membeli sembako dengan harga normal sehingga warga membutuhkan pasar murah.

“Selain itu, imbuhnya, dengan adanya pasar murah ini kami berharap warga dapat menerima dan mau bergabung dengan kegiatan-kegiatan yang sudah disusun di Gerbang Desa Jilid IV,” jelas Davin, Mahasiswa Fakultas Sains & Teknologi yang kini menjabat sebagai Dirjen Mitra Desa, PENGMAS BEM UNAIR 2018.

Bagi mahasiswa yang ingin berdonasi, PENGMAS BEM UNAIR 2018 masih membuka open donasi untuk pasar murah. Info selengkapnya yang dapat dilihat di official account (OA) BEM UNAIR atau PENGMAS BEM UNAIR di Instagram.

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor: Nuri Hermawan