UNAIR NEWS – Association of Sharia Economics Studies (AcSES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Kajian Jurnal (KANAL) Eksternal melalui Zoom Meeting pada Selasa (16/9/2025). Webinar ini menggandeng Prof Dr Tika Widiastuti SEi MSi, Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam, sebagai pemateri untuk membahas strategi menemukan topik penelitian dan publikasi jurnal bereputasi internasional.
Langkah Strategis Sebelum Memulai Riset
Dalam paparannya, Prof Tika menekankan pentingnya peneliti memahami state of the art dan research gap sebelum memulai riset. Ia menganjurkan melakukan artikel review dan menyarankan beberapa teknik seperti systematic review, bibliometric study, dan meta-analysis sebagai panduan awal.
“Bibliometrik itu teknik analisis kuantitatif atas metadata publikasi. Kalau pakai pendekatan ini, nanti kalian bisa mengidentifikasi tren penelitian, jaringan kolaborasi, dan research hotspots atau topik hangat dalam literatur,” jelasnya.

Basis data ilmiah merupakan hal kedua yang ia tekankan. Prof Tika merekomendasikan beberapa sumber. Seperti Scopus, Science Direct, dan SpringerLink untuk menelusuri artikel terbaru. Untuk alat bantu, terdapat beberapa opsi. Seperti VOSviewer, Biblioshiny, Scite.ai, Connected Papers, Research Rabbit, dan Litmaps yang bisa digunakan untuk memetakan kata kunci dan menemukan celah penelitian.
“Visualisasi co-occurrence keyword (kata kunci yang sering muncul, red) bisa membantu kita melihat tren riset dan menentukan arah pengembangan keilmuan,” ujarnya.
Kriteria Lolos Publikasi Jurnal Bereputasi
Selain menjelaskan tips mencari topik yang baik, Prof Tika juga menegaskan lima kriteria agar topik penelitian lolos publikasi jurnal bereputasi. Antara lain, penelitian harus memiliki kebaruan, topik spesifik, objek penelitian terukur, data dan metode feasible, serta memiliki kontribusi teoritis dan praktis.
“Penting juga untuk tahu peringkat dan indeks jurnal. Baik jurnal yang kita baca atau jurnal yang jadi target publikasi kita. Nah, ini bisa kita lihat lewat Scimago Journal Rankings. Atau bisa juga lihat SINTA untuk indeks nasional,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jurnal yang dipilih sebagai tempat publikasi harus sesuai dengan isi penelitian. Supaya proses peer-reviewed dapat berjalan lebih efektif. “Ketepatan memilih topik dan jurnal itu juga menentukan peluang publikasi kalian,” tutupnya.
Penulis: Dinnaya Mahashofia
Editor: Yulia Rohmawati





