UNAIR NEWS – Senyum sumringah terpancar dari adik-adik kampung nelayan Pantai Kenjeran ketika menjelajahi keindahan Kota Surabaya. Dalam rangkaian kegiatan Social Action Economic Week 2017 oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UNAIR, digelar Heroes Trip pada Minggu (12/10).
Seiring dengan memperingati Hari Pahlawan, Heroes Trip mengajak adik-adik kampung nelayan belajar dan jalan-jalan ke Tugu Pahlawan, Museum Surabaya, dan Kebun Binatang Surabaya. Kegiatan ini pun dibuka untuk seluruh mahasiswa yang ingin menjadi relawan yang peduli pada adik-adik kampung nelayan. Selain itu, acara tersebut juga berkolaborasi dengan Komunitas Pelajar Mengajar Surabaya.
Dalam kesempatan itu, adik-adik belajar mengenai sejarah pertempuran 10 November 1945. Pemandu acara yang menemani mereka menjelaskan bahwa pertempuran 10 November adalah pertempuran paling bersejarah, simbolik perlawanan arek-arek Suroboyo.
“Di Tugu Pahlawan, khususnya, sarat menceritakan sejarah pahlawan. Sehingga adik-adik mengetahui tentang sejarah kepahlawanan dan memiliki semangat seperti pahlwan untuk mencapai cita-citanya,” jelas Rizky Ananda Putra, selaku Wakil Ketua dari Social Action.
Kunjungan selanjutnya, adik-adik diajak menuju ke Museum Surabaya yang dahulu bernama White Laidlaw. Museum itu sangat menarik perhatian adik-adik, mereka tidak segan bertanya mengenai apa saja kepada kakak-kakak panitia.
“Adik-adik terlihat senang jalan-jalan di museum dan melihat satwa-satwa karena banyak pengetahuan baru yang mereka dapatkan. Terlebih, banyak dari mereka yang belum pernah mengunjungi kedua tempat tersebut,” Tutur Nadira Hutapea, salah satu panitian dari Social Action.
Keseruan berlanjut ketika jalan-jalan ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Sebelumnya, panitia bersama Komunitas Pelajar Mengajar telah memberikan edukasi belajar membaca dengan media buku dongeng serta pengenalan hewan-hewan di SD Muhammadiyah 9 Kenjeran.
“Dengan melihat langsung hewan-hewan di KBS, mereka belajar berbagai macam hewan seperti gajah, monyet, jerapah, hingga berbagai jenis burung,” tambah Nadira.
Dengan adanya kegiatan ini harapannya dapat memperkenalkan sejarah pahlawan bangsa Indonesia. Sekaligus mengenalkan hewan-hewan yang ada di buku-buku selama ini.
Penulis : Siti Nur Umami
Editor : Nuri Hermawan





