Universitas Airlangga Official Website

Himatesda Beri Edukasi Lingkungan dan Literasi Teknologi lewat Pengabdian Masyarakat di Manukan Kulon

Himpunan Mahasiswa Teknologi Sains Data (Himatesda) Universitas Airlangga kembali melanjutkan semangat pengabdian melalui Philanthropy Day 2 (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWSSetelah sukses menyelenggarakan Philanthropy Day 1 dengan topik kesehatan dan pemberdayaan digital, Himpunan Mahasiswa Teknologi Sains Data (Himatesda) Universitas Airlangga kembali melanjutkan semangat pengabdian melalui Philanthropy Day 2. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/11/2025) di Kelurahan Manukan Kulon, Surabaya ini menitikberatkan pada edukasi lingkungan berkelanjutan dan literasi teknologi bagi generasi muda.

Sebagai wujud implementasi berkelanjutan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Philanthropy Day 2 memperkuat pesan bahwa perubahan positif dapat tercapai melalui kolaborasi antara mahasiswa, warga, dan lembaga lokal. Kegiatan ini mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi pemanfaatan ecoenzyme di RW 13. Bersama Yayasan Bina Bakti Lingkungan Surabaya, warga mendapatkan pengenalan pada ecoenzyme sebagai cairan ramah lingkungan hasil fermentasi limbah organik. Selain mudah dibuat, ecoenzyme dapat digunakan sebagai pembersih alami, pupuk cair, hingga pengusir hama tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

, Himpunan Mahasiswa Teknologi Sains Data (Himatesda) Universitas Airlangga kembali melanjutkan semangat pengabdian melalui Philanthropy Day 2 (Foto: Dok. Panitia)

Antusiasme tampak saat warga mempraktikkan pembuatan ecoenzyme menggunakan kulit buah, gula merah, dan air. Banyak peserta khususnya ibu rumah tangga mengaku akan mencoba metode ini di rumah. “Kami ingin masyarakat bukan hanya tahu. Tetapi juga mampu melakukan aksi kecil yang berdampak besar bagi bumi,” ujar salah satu narasumber.

Selain memberikan pengetahuan baru, edukasi ecoenzyme juga mendorong warga mengurangi sampah dari sumbernya, mendukung visi Surabaya sebagai kota yang bersih dan berkelanjutan.

Usai kegiatan lingkungan, para relawan melanjutkan pengabdian di SDN 6 Manukan Kulon. Pada sesi belajar interaktif ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal Microsoft Excel. Seperti penjumlahan otomatis, pembuatan tabel sederhana, dan pengolahan data. Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, terutama karena mereka dapat praktik langsung menggunakan komputer.

Pembelajaran ini bertujuan menanamkan literasi teknologi sejak dini agar anak-anak siap menghadapi perkembangan dunia digital. Kerja sama antara mahasiswa, guru, dan siswa menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat dimulai dari lingkungan sekolah.

Penyerahan sertifikat kepada pihak kelurahan dan sekolah menjadi penutup kegiatan. Sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan partisipasi mereka. Tidak hanya itu, rangkaian penutupan juga diwarnai dengan momen kebersamaan melalui makan gorengan dan minum es bersama, serta permainan tebak lagu jadul yang membuat suasana semakin hangat dan akrab. Dalam sambutannya, ketua pelaksana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program sosial, tetapi wujud nyata sinergi dalam menciptakan masyarakat yang peduli lingkungan dan melek teknologi.

Philanthropy Day 2 sekaligus menutup rangkaian kegiatan Philanthropy 2025, membawa pesan bahwa keberlanjutan, kolaborasi, dan edukasi adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat yang berdaya. Melalui ecoenzyme dan literasi digital, warga Manukan Kulon kini tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan bagi lingkungan mereka sendiri.

Penulis: Tim Pengmas Himatesda

Editor: Yulia Rohmawati