Universitas Airlangga Official Website

IKA UNAIR Ajak Alumni Kobarkan Kolaborasi dalam Momen Wisuda ke-254

UNAIR NEWS – Wisuda ke-254 Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi momen haru bagi para wisudawan. Sebanyak 1162 lulusan program vokasi, sarjana, magister, dan doktoral mengikuti prosesi wisuda hari pertama sesi pertama yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR – C. 

Pada kesempatan kali ini, Fany Zumrotul Faizah, wisudawan S1 Farmasi, UNAIR mewakili wisudawan menyampaikan sambutan. Ia mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas pencapaian para wisudawan.   

“Rekan-rekan wisudawan yang berbahagia, jika suatu saat nanti, kita menemukan dunia yang terasa lebih berat, lebih rumit, atau lebih sunyi. Tenanglah dan ingatlah bahwa hari ini, kita terpilih sebagai pemenang yang berhasil menaklukkan tantangan luar biasa. Mari kita rayakan keberhasilan ini sebelum kita menjemput kemenangan-kemenangan berikutnya,” ungkapnya.

Kelulusan para wisudawan menjadi momen membanggakan. Bagi Fany, di tengah keterbatasan yang ada, UNAIR membantunya mewujudkan mimpi. 
“Saya yakin perjuangan kita untuk sampai di sini penuh dengan tantangan, ada yang bekerja sambil kuliah, ada yang berusaha keras meraih beasiswa, ada yang tetap tumbuh meski dilanda kesulitan hidup. Hanya berbekal harapan, doa, dan kesempatan dari beasiswa. Universitas Airlangga membuat saya memilih tidak menyerah dengan segala keterbatasan yang ada,” jelasnya.   

Semua hal tersebut, tentunya tidak luput dari dukungan keluarga yang membuat Fany tetap bertahan menyelesaikan studinya. “Pengorbanan orang tua yang mengantarkan kita ke titik ini. Toga serta gelar yang kita dapatkan hari ini menjadi bukti nyata bahwa doa mereka benar-benar menembus langit. Saya mempersembahkan dengan sepenuh hati segala keberhasilan yang saya raih selama ini untuk kedua orang tua saya,” imbuhnya.

Selajan dengan Fany, dr A Syaifuddin Zuhri HS Sp OG, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) cabang Tuban menekankan peran alumni terus kejar kolaborasi.

“Mari kita jadikan ikatan alumni bukan sekadar deretan nama mereka yang pernah menempuh pendidikan. Namun, jadikan IKA sebagai media perekat antara kita untuk saling membantu dengan wujudkan excellent with morality dan terus bangun kolaborasi. Berkolaborasi dengan berbagai profesi, berkolaborasi dengan berbagai disiplin ilmu, hingga berkolaborasi dengan mereka dari generasi yang berbeda,” tuturnya.

Melalui kolaborasi, Syaifuddin berharap akan tercipta karya-karya hebat dari para alumni UNAIR. “Kolaborasi menciptakan karya-karya nyata yang bisa memberikan kelanjutan akan hal baik menuju mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Penulis: Putri Andini
Editor: Khefti Al Mawalia