Universitas Airlangga Official Website

IKA UNAIR Dorong Wisudawan Berkontribusi untuk Bangsa dan Masyarakat

UNAIR NEWS – Setelah melalui proses yang panjang, sejumlah 841 putra-putri bangsa berhasil menamatkan studinya di Universitas Airlangga (UNAIR). Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin resmi mengukuhkan wisudawan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktoral pada Sabtu (2/8/2025) di Airlangga Convention Center, Kampus MERR-C, UNAIR. 

Dalam agenda itu, Nevi Saniatul Fajria, Wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR, turut menyampaikan rasa harunya sebab dapat sampai pada titik ini. Berdiri di depan ratusan wisudawan, Nevi mengungkap rasa bangganya karena dapat berbicara mewakili orang-orang hebat yang kini menyandang status alumni dari World Class University, UNAIR.

“Di ruangan ini, tersimpan ribuan kisah yang mungkin tak pernah terdengar. Ada yang harus membagi waktu kuliah dan bekerja demi tetap bisa belajar, ada yang bertahan dalam diam meski dunia berat, dan ada yang menuntaskan skripsi dengan laptop seadanya bahkan sering tiba-tiba mati,” tuturnya.

Sebagai mahasiswa rantau, Nevi pergi bersama secercah harapan untuk meraih kehidupan yang lebih layak. Beruntungnya, wisudawan program studi akuntansi itu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, baik orang tua, rekan, hingga seluruh sivitas akademika UNAIR. 

“Saya beruntung karena dapat memanfaatkan berbagai kesempatan selama menjadi mahasiswa. Mulai dari organisasi, beasiswa prestasi, mengikuti program internasional, bahkan magang di perusahaan multinasional,” ujarnya.

Menjadi lulusan dari perguruan tinggi yang menempati peringkat 287 dunia versi QS World University Ranking, Nevi berkomitmen untuk senantiasa menjaga nama baik almamater di manapun kakinya melangkah kelak. “Semoga setiap langkah ke depan selalu membawa kebaikan bagi diri sendiri dan sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah DKI Jakarta Ikatan Alumni (IKA) UNAIR, Dr Solikin M Juhro SE MAE MA, untuk mengapresiasi keberhasilan sekaligus menyambut hangat para wisudawan. Dr Solikin menyampaikan harapan agar semangat wisudawan tidak pernah redup dalam membangun peradaban yang lebih maju, mengingat saat ini tantangan zaman semakin kompleks.

“Sebagai kader-kader alumni Ksatria Airlangga, adik-adik semua diharapkan untuk bisa melahirkan retro pemikiran, inovasi, dan menggali sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang baru, guna membangun bangsa kita,” ucapnya.

Semangat yang sama seperti ketika pahlawan memperjuangkan kemerdekaan harus wisudawan lakukan dalam memulai langkah baru nantinya. Dr Sholikin juga membagikan tiga hal sebagai rujukan dalam menghadapi kehidupan pasca wisuda. Ia menegaskan bahwa hal-hal ini akan mengantarkan wisudawan menjadi pemimpin besar di masa depan. 

“Pertama, strategic thinking, berpikirlah hal-hal yang strategis ke depan, apa yang ingin kita sumbangsihkan kepada negara dan masyarakat. Kedua, untuk mewujudkan visi dan goals itu harus kita perkuat dengan strategic actions, bagaimana kita menjadi lulusan yang tidak hanya book smart, tetapi street smart. Ketiga adalah strategic communication, bagaimana kita bisa bekerja sama dan berkomunikasi untuk menghasilkan hal-hal yang baik dan memberikan kebermanfaatan secara luas,” pungkasnya.

Penulis: Selly Imeldha

Editor: Khefti Al Mawalia