Universitas Airlangga Official Website

Inkubator UNAIR Dorong Enterpreneur Baru dengan Pitching Riset SHARIA Sociopreneurship

UNAIR NEWS – Ambil peran sebagai host, Inkubator UNAIR membantu proses pitching riset pendahuluan Sharia Sociopreneurship Competition pada Rabu, (30/3/2022) secara online melalui Zoom. Kompetisi itu merupakan kompetisi riset entrepreneur oleh Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang bekerja sama dengan Bank Indonesia. 

“Jadi, kompetisi ini bukan sekadar kompetisi melainkan project one year,” ujar Dr Aschania SE MSi manager Inkubator UNAIR.

Sebagai wadah inkubasi bisnis, Inkubator UNAIR sangat mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan ISEF itu. Achsania juga menyampaikan inkubator UNAIR terbuka kepada seluruh mahasiswa atau dosen yang mau bekerja sama menjadi bagian inkubator. Inkubator UNAIR akan membuka rekrutmen 2 kali setahun.

“Kami terbuka untuk seluruh mitra baik mahasiswa atau dosen yang mau mendaftarkan bisnisnya di Inkubator. Syaratnya minimal bisnis itu harus sudah berjalan satu tahun,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara pitching itu, terdapat tiga produk yang kemudian akan diikutkan dalam Pailit Project. Tiga produk tersebut di antaranya, Nano Silika Garnule Plus yang merupakan produk pupuk tanah bekas tambang; GELATAH sebagai bentuk energi terbarukan melalui minyak goreng; dan Cassava Crispy Chip (C3) sebagai pembaharuan pangan dengan memanfaatkan kulit singkong. Tiga produk tersebut akan mendapat pendanaan berkelanjutan dengan sistem inkubasi pilot Project. 

“Dalam sesi pitching ini, tim itu sudah punya produk, tapi dikaji ulang dari tingkat halalnya. Halal itu sendiri dari hulu hilirnya, akad, dan juga produk. Jadi, tidak semata-mata sudah jadi dapat label halal sudah,” imbuh Aschania.

Inkubator UNAIR juga akan memberikan mentoring berkelanjutan. Bahkan akan membantu pencarian kerja sama mitra.

“Jadi, mereka ini sebenernya sudah punya mitra. Nah, dengan adanya pailit project ini nantinya mereka dilihat sudah menghasilkan berapa? Produksinya skala besarnya bagaimana?” ujar Aschania.

Dengan kegiatan seperti itu, Achsania berharap akan lahir entrepreneur baru, yang berkembang tidak hanya dengan bisnisnya, melainkan juga sesuai dengan tuntunan syariah. 

Penulis: Rosita

Editor: Feri Fenoria