Universitas Airlangga Official Website

Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan, Tim FEB UNAIR Raih Juara 1 Business Plan Competition MKS Legacy 2025

Tim FEB Universitas Airlangga menerima penghargaan Juara 1 Business Plan Competition MKS Legacy 2025 di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (Foto: Dok. Pribadi)
Tim FEB Universitas Airlangga menerima penghargaan Juara 1 Business Plan Competition MKS Legacy 2025 di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga berhasil meraih Juara 1 Business Plan Competition MKS Legacy 2025 yang diselenggarakan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Tim ini diketuai oleh Yemima Yesrael Taniarto, mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2022, bersama Yulianing Nafisah dan Desy Dwi Syahfitri dari Program Studi Manajemen angkatan 2022.

Keikutsertaan dalam kompetisi ini dilatarbelakangi oleh keinginan tim untuk menyalurkan ide bisnis inovatif sekaligus memperoleh insight bermanfaat bagi pengembangan rencana usaha. Melalui ajang ini, tim tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menyempurnakan gagasan bisnis agar memiliki nilai keberlanjutan dan dampak sosial.

Inovasi Bisnis Berbasis Lingkungan dan Sosial

Business plan yang dipresentasikan berangkat dari keprihatinan terhadap permasalahan sampah yang kerap menumpuk dan memicu dampak lanjutan, seperti banjir serta pencemaran lingkungan. Sampah plastik dan styrofoam menjadi sorotan utama karena sulit terurai dan berpotensi membahayakan kesehatan jika digunakan secara terus-menerus.

Melalui inovasi yang ditawarkan, tim menghadirkan solusi bisnis ramah lingkungan yang juga berdampak sosial. Bisnis ini dirancang untuk melibatkan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, sebagai penyedia bahan baku produk, sekaligus mendorong penerapan gaya hidup peduli lingkungan.

Strategi Bisnis dan Kolaborasi Tim

Dalam menilai kelayakan sosial dan ekonomi, tim melakukan analisis minat serta proyeksi pengguna sebagai indikator dampak sosial, disertai penyusunan proyeksi keuangan jangka menengah untuk menjaga keberlanjutan usaha. Pemberdayaan masyarakat menjadi komitmen utama bisnis ini.

Pembagian peran dalam tim dilakukan secara jelas. Desy Dwi Syahfitri berperan sebagai Chief Operation Officer, Yulianing Nafisah sebagai Chief Marketing Officer, dan Yemima Yesrael Taniarto sebagai Chief Financial Officer. Ketiganya tetap saling mendukung dalam proses pitching dan pengembangan ide.

Tantangan, Dukungan, dan Harapan ke Depan

Tantangan terbesar yang dihadapi tim terletak pada pengembangan produk dan riset pasar, mengingat produk ramah lingkungan masih relatif awam di masyarakat. Tantangan ini diatasi melalui riset mendalam berbasis jurnal ilmiah serta survei pasar yang relevan.

Selama proses penyusunan business plan, tim memperoleh dukungan berupa akses jurnal ilmiah terpercaya dari kampus serta data statistik dari Badan Pusat Statistik. Keberhasilan meraih Juara 1 menjadi kebanggaan tersendiri. Tim berharap ide bisnis ini dapat direalisasikan secara nyata dan dikembangkan ke skala yang lebih besar sebagai startup sosial yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto