Universitas Airlangga Official Website

Inovasi Mahasiswa UNAIR Hadirkan Deteksi Cepat E. coli Berbasis Sensor Nanokomposit Terintegrasi IoT

Mahasiswa UNAIR hadirkan inovasi deteksi bakteri E. coli (Foto: dok. narasumber)
Mahasiswa UNAIR hadirkan inovasi deteksi bakteri E. coli (Foto: dok. narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatatkan inovasi membanggakan dengan menghadirkan COLSENSE. COLSENSE merupakan sebuah sistem deteksi cepat bakteri Escherichia coli (E. coli) berbasis sensor nanokomposit terintegrasi Internet of Things (IoT). Inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas program studi Teknik Biomedis, Rekayasa Nanoteknologi, Matematika, dan Sistem Informasi. Inovasi tersebut mendapatkan dukungan pendanaan dari SDGs Center UNAIR.

Tim COLSENSE beranggotakan Mochammad Ivan Abdillah Putra Ginka, Angelita Wijaya Gunawan, Annisa Choirun Nadzifah, Paskah Verjinia Panjaita, Raesutha Arya Cakrashena. Dengan dosen pengampu Prof Dr Prihartini Widiyanti drg MKes SBio CCD.

COLSENSE dirancang untuk mendeteksi kontaminasi E. coli pada air dengan lebih cepat, praktis, dan efisien. Menggunakan sensor nanokomposit berbasis Zinc Oxide (ZnO) dan Polyvinyl Alcohol (PVA), alat ini berpadu dengan perangkat IoT dan potensiostat mini yang dikembangkan melalui Arduino IDE. Data hasil pengukuran dapat dipantau secara real-time melalui platform digital Thinger.io.

Berbeda dengan metode konvensional seperti tabung ganda (MPN) dan membran filter yang membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi. COLSENSE mampu memberikan hasil dalam waktu kurang dari lima jam. Keunggulan ini menjadikan COLSENSE sebagai solusi portabel dan terjangkau untuk pemantauan kualitas air, sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis air.

Proses pengerjaan sensor dan integrasi IoT oleh tim COLSENSE (Foto: dok. narasumber)
Proses pengerjaan sensor dan integrasi IoT oleh tim COLSENSE (Foto: dok. narasumber)

Pendanaan dari SDGs Center UNAIR memperkuat komitmen tim dalam mendukung pilar SDGs. Yakni SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi) dan SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), dengan menyediakan air bersih yang aman dengan fokus pada deteksi cepat kontaminasi bakteri E. coli.

“Inovasi ini kami tujukan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi cepat mengenai kualitas air di sekitarnya. COLSENSE harapannya bisa menjadi solusi portabel dan terjangkau yang mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis air,” ungkap perwakilan tim, Annisa Choirun Nadzifah.

Uji Lapangan

Ke depan, tim berencana melakukan pengujian lapangan dalam skala lebih besar. Termasuk implementasi di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sebagai mitra uji coba. Selain itu, pengembangan antarmuka ramah pengguna juga akan memudahkan akses masyarakat. Tim juga tengah menjajaki kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta. Sehingga, inovasi ini dapat segera terimplementasi secara luas.

Dengan hadirnya COLSENSE, mahasiswa UNAIR menunjukkan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan kesehatan. Sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai kontributor penting dalam upaya penyediaan air bersih yang aman bagi masyarakat.

Penulis: Tim COLSENSE

Editor: Yulia Rohmawati