Seperti pagi itu,
Saat riuh menyibak jalanan kotaku
Rintihmu mengurung asa setiap jiwa yang tengah berkelana
Seperti siang itu,
Saat gaduh membungkam segala semu
Teduhmu menyulap jutaan asa menjadi tabu
Seperti sore itu,
Saat roda semakin liar menderai deru
Dinginmu mengikat sukma yang tak beraga
Dan seperti malam itu,
Saat kemerlap kota menyala syahdu
Romantikamu semakin memanjakan jiwa yang terlelap cinta
Penulis: Nui
*) Pembelajar yang tinggal di nuiafwan@gmail.com





