UNAIR NEWS – Dementia and Aging Care Research Center (DACRC) Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan kunjungan resmi ke National Institute of Nursing Research (NINR) di Amerika Serikat pada (6/6/2024). Kunjungan itu bertujuan untuk melakukan benchmarking terhadap pengelolaan research center serta menggali potensi kerja sama dalam penelitian dan peluang mendapatkan grant pendanaan riset.
Kunjungan itu dihadiri oleh beberapa peneliti dan staf administrasi dari DACRC Universitas Airlangga, termasuk Direktur DACRC, Prof. Dr. Ah Yusuf S, S.Kp., M.Kes. Delegasi diterima dengan hangat oleh Shannon N. Zenk, PhD, MPH, RN, Director and Acting Scientific Director NINR serta para pejabat tinggi dan peneliti yang saling memaparkan berbagai program riset unggulan serta mekanisme pengelolaan yang diterapkan di kedua institusi tersebut.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung, delegasi dari DACRC UNAIR memaparkan berbagai proyek penelitian yang sedang dijalankan di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan dementia dan penuaan. Mereka juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan research center di Indonesia, seperti keterbatasan dana dan akses terhadap teknologi canggih.
Di sisi lain, perwakilan dari NINR memberikan gambaran tentang strategi pengelolaan yang efektif, penggunaan teknologi mutakhir dalam penelitian, serta cara-cara mendapatkan grant pendanaan dari berbagai lembaga internasional. Mereka juga berbagi pengalaman dalam menjalin kerjasama dengan berbagai institusi riset di seluruh dunia.
Salah satu hasil penting dari kunjungan ini adalah kesepakatan awal untuk menjajaki kerjasama penelitian antara DACRC Universitas Airlangga dengan NINR. Kerjasama ini diharapkan dapat mencakup berbagai aspek, mulai dari pertukaran peneliti, pelatihan, hingga kolaborasi dalam proyek-proyek penelitian. Selain itu, ada juga peluang bagi DACRC Universitas Airlangga untuk mendapatkan dukungan pendanaan riset melalui grant yang disediakan oleh NINR.
Prof. Ah Yusuf menyampaikan harapannya bahwa kunjungan ini akan menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan kapasitas riset DARC Universitas Airlangga. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan wawasan berharga yang diberikan oleh NINR. Kami optimis bahwa kerjasama ini akan membawa manfaat besar bagi perkembangan penelitian tentang dementia dan penuaan di Indonesia,” ujarnya.
Kunjungan ini tidak hanya membuka peluang kerjasama internasional tetapi juga memperkuat jaringan penelitian DACRC Universitas Airlangga dengan institusi-institusi riset terkemuka di dunia, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas penelitian dan kontribusi nyata dalam menangani isu-isu dementia dan penuaan di Indonesia.





