Sepertinya baru kemarin
Nun datang mengisi ruang
Menjelma seperti malaikat yang hendak meneguk nimat
Mengisi putaran waktu seakan hanya dia yang mampu mencipta tawa untukku
Dan
Saat aku sadari
Bahwa semua berjalan seperti mimpi
Kilatan malaikat itu membawanya sirna dan lalu pergi
Nun pun tersibak dibalik cahaya sunyi
Blarrrr
Aku sadar
Bahwa yang kudapat hanya kabar dari seberang
Tentang Nun yang sesekali menyambangi dalam angan dan kenang
Meski ada harapku
Bahwa kilatan itu membalikkan semua
Tentang penghujung tahun
Yang kuisi dengan segenap haru dan pilu
Penulis: Nui
*) Pembelajar yang tinggal di nui.afwan@gmail.com





