Kasus diabetes pada usia muda semakin meningkat di berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena seseorang yang didiagnosis Diabetes Mellitus pada usia muda berisiko mengalami perjalanan penyakit yang lebih panjang serta komplikasi kesehatan yang lebih cepat dibandingkan mereka yang didiagnosis pada usia lebih tua. Data dari International Diabetes Federation menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes di dunia terus meningkat dan semakin banyak kasus yang muncul pada kelompok usia produktif. Studi ini merupakan tinjauan sistematis terhadap berbagai penelitian internasional yang mengevaluasi hubungan antara psychological resilience atau ketangguhan psikologis dengan kontrol gula darah pada pasien diabetes yang baru terdiagnosis.
Dalam studi ini, peneliti menelaah berbagai penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025 dan melibatkan dewasa muda berusia 18–35 tahun yang baru didiagnosis diabetes. Secara keseluruhan, sebanyak dua belas penelitian dari berbagai negara dianalisis untuk memahami bagaimana kemampuan individu menghadapi tekanan psikologis dapat memengaruhi kondisi metabolik mereka. Parameter utama yang digunakan untuk menilai kontrol gula darah adalah Hemoglobin A1c, yaitu indikator yang menggambarkan rata-rata kadar gula darah selama dua hingga tiga bulan terakhir.
Hasil analisis menunjukkan bahwa individu dengan tingkat ketangguhan psikologis yang lebih tinggi cenderung memiliki kontrol gula darah yang lebih baik. Ketangguhan ini tercermin melalui beberapa faktor penting, seperti kepercayaan diri dalam mengelola penyakit (self-efficacy), kemampuan menghadapi stres secara adaptif, dukungan sosial yang kuat dari keluarga atau teman, serta tingkat depresi yang lebih rendah. Sebaliknya, individu yang mengalami tekanan psikologis tinggi atau kesulitan beradaptasi setelah diagnosis diabetes cenderung memiliki nilai HbA1c yang lebih tinggi, yang menandakan kontrol gula darah yang kurang optimal.
Penelitian longitudinal yang dianalisis dalam tinjauan ini juga menunjukkan bahwa ketangguhan psikologis pada tahap awal setelah diagnosis dapat memengaruhi perjalanan pengendalian gula darah dalam jangka panjang. Pasien yang mampu beradaptasi secara mental sejak awal diagnosis lebih konsisten dalam menjalankan perawatan diri, seperti memantau kadar gula darah, mengikuti pengobatan, menjaga pola makan sehat, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur. Faktor-faktor tersebut berkontribusi langsung terhadap stabilitas kadar gula darah.
Temuan lain yang menarik adalah bahwa ketangguhan psikologis bukanlah sifat yang tetap, melainkan dapat dikembangkan melalui dukungan psikososial dan intervensi kesehatan yang tepat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa program edukasi, konseling psikologis, serta dukungan keluarga dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam menghadapi stres akibat penyakit kronis. Intervensi yang berfokus pada penguatan ketahanan mental bahkan terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperbaiki kontrol metabolik pada pasien diabetes.
Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga memerlukan pendekatan yang memperhatikan aspek psikologis pasien. Integrasi dukungan psikososial dalam pelayanan kesehatan diabetes, terutama pada fase awal setelah diagnosis, dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan pengendalian gula darah pada dewasa muda. Pendekatan yang holistik ini diharapkan dapat membantu pasien menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif meskipun hidup dengan diabetes.
Penulis: Ika Nur Pratiwi, Ika Yuni Widyawati, Lingga Curnia Dewi, Chong Mei Chan
Nama lengkap: Dr. Ika Nur Pratiwi, S.Kep., Ns., M.Kep.
NIP: 198711022015042003
No. HP: 08179610106
Judul Artikel: Association between Psychological Resilience and Glycemic Control in Young Adults With Newly Diagnosed Diabetes: A Systematic Review
Untuk informasi lebih lanjut bisa melalui link berikut:
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S221413912600034X?via%3Dihub
Pratiwi, I. N., Widyawati, I. Y., Dewi, L. C., & Chan, C. M. (2026). Association between Psychological Resilience and Glycemic Control in Young Adults With Newly Diagnosed Diabetes: A Systematic Review. International Journal of Africa Nursing Sciences, 24, Article 101007. https://doi.org/10.1016/j.ijans.2026.101007





