Universitas Airlangga Official Website

KKN BBK 6 Gagas Sinergi Cerdas untuk Posyandu Desa Lamongrejo

Pelaksaan program kerja bertajuk SIMPONI (Sinergi Mahasiswa untuk Posyandu dan Nutrisi Ibu-anak)
Pelaksaan program kerja bertajuk SIMPONI (Sinergi Mahasiswa untuk Posyandu dan Nutrisi Ibu-anak) (Foto: Tim BBK 6)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 6 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program kerja bertajuk SIMPONI (Sinergi Mahasiswa untuk Posyandu dan Nutrisi Ibu-anak). SIMPONI berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis-Jumat (10-11/7/2025), di Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di Dusun Kanyar dan Pule dengan fokus pada edukasi vaksinasi dasar balita dan pengenalan piring sehat. Sementara pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan di Balai Desa Lamongrejo yang melibatkan warga dari seluruh dusun. Yaitu Dusun Kambangan, Ngablek, Benteng, Brumbun, Ngeloh, dan Lengkong, dengan topik utama stimulasi tumbuh kembang anak usia dini.

Program ini menjadi bentuk dukungan mahasiswa terhadap keberlangsungan dan kualitas pelayanan Posyandu, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat aktif membantu kader dalam pencatatan data, pengukuran tinggi dan berat badan balita, serta dokumentasi kegiatan.

Mahasiswa BBK 6 berfoto dengan anak-anak peserta Posyandu (Foto: Tim BBK 6 Desa Lamongrejo, Lamongan)

Selain itu, mahasiswa menyampaikan edukasi visual melalui poster interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan warga. Materi mencakup pengenalan konsep makanan 4 sehat 5 sempurna, piring sehat, vaksinasi, dan pentingnya stimulasi dini untuk tumbuh kembang anak secara optimal.

“Melalui SIMPONI, kami ingin Posyandu tidak hanya menjadi tempat timbang anak, tetapi juga ruang edukasi yang menyenangkan dan informatif. Kami mendampingi kader, berinteraksi langsung dengan ibu-ibu, dan memastikan kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang,” ujar Kaila Libina, Ketua Kelompok BBK 6 sekaligus Penanggung Jawab Program SIMPONI.

Kaila juga menambahkan bahwa ia dan kelompok merancang SIMPONI untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ketiga, yaitu Good Health and Well-being, dengan pendekatan komunitas yang komunikatif dan partisipatif.

Program ini mendapatkan sambutan baik dari warga setempat. Salah satu peserta Posyandu, Tita, ibu dari bayi berusia 3 bulan, mengungkapkan manfaat dari kegiatan ini.

“Selama ini info tentang Posyandu dan imunisasi sering dibagikan sama ibu bidan lewat grup WhatsApp, jadi kami memang rutin datang. Tapi pas ada kakak-kakak KKN ini, jadi lebih menarik karena anak-anak juga suka lihat posternya. Saya jadi paham soal pemilahan makanan 4 sehat 5 sempurna,” ujarnya.

Dengan terlaksananya SIMPONI, mahasiswa UNAIR membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan komunitas lokal dapat menciptakan perubahan positif dalam layanan kesehatan dasar. Khususnya untuk kelompok rentan seperti ibu dan anak.

Penulis: Kaila Libina

Editor: Yulia Rohmawati