Mahasiswa KKN BBK-7 Universitas Airlangga melaksanakan program CELENGKU (Celengan Lingkungan dan Edukasi Keuangan) sebagai media pendidikan karakter, literasi keuangan dasar, dan kepedulian lingkungan bagi anak-anak di Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Program ini menyasar ±20 siswa per kelas dari SDN 1 Sumurgenuk, SDN 2 Sumurgenuk, dan MI Sumurgenuk, dan dilaksanakan pada Kamis (15 Januari 2026).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menabung sejak dini serta kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekolah dan rumah. Sampah botol plastik yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal, sementara edukasi keuangan dasar bagi anak masih terbatas.
Sebagai solusi, mahasiswa KKN BBK-7 UNAIR mengajak siswa memanfaatkan botol plastik bekas menjadi celengan kreatif melalui kegiatan prakarya edukatif. Siswa dibimbing mulai dari proses pembersihan botol, pembuatan celah celengan, hingga menghias sesuai kreativitas masing-masing. Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga menyampaikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menabung dan mengelola uang secara bijak sejak usia dini.
Program CELENGKU tidak hanya melatih kreativitas dan keterampilan motorik siswa, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak diajak memahami bahwa sampah dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dengan baik, sehingga mampu mengurangi pencemaran lingkungan.
Keterkaitan SDGs
Program CELENGKU mendukung SDG 4 (Quality Education) sebagai SDGs Mandatory UNAIR melalui pendidikan karakter, keterampilan hidup, dan literasi keuangan dasar bagi anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) sebagai SDGs pendukung melalui penanaman nilai pengelolaan keuangan sejak dini, serta SDG 12/SDG 6 sebagai pendukung melalui pemanfaatan ulang sampah plastik. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya kesadaran menabung, berkurangnya sampah plastik, serta tumbuhnya kepedulian lingkungan sejak usia dini.





