UNAIR NEWS – Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan University of Leeds Inggris, sukses menyelenggarakan workshop internasional. Workshop tersebut bertajuk Mastering Your PhD Proposal for the UK: Insights from Leeds Experts pada Kamis (18/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang I Fakultas Psikologi Kampus Dharmawangsa-B itu bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para dosen. Baik dari lingkungan UNAIR maupun perguruan tinggi lain, mengenai strategi menyusun proposal PhD yang efektif.
Workshop tersebut melibatkan 25 dosen dari berbagai bidang keilmuan yang memiliki minat besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Mengingat kesempatan ini menghadirkan para pakar langsung dari University of Leeds, salah satu universitas ternama di Inggris dan dunia.
Narasumber dari Berbagai Bidang Keilmuan
Empat narasumber dari University of Leeds hadir untuk membagikan pengalaman dan keahlian mereka. Mereka di antaranya adalah Dr Martin Lamb, School of Education; Dr Geoff Godwin, Lecturer in Global Political Economy; Dr Ilaria Zavoli, Lecturer in Law; Dr Yen Nee Wong, Lecturer in Sociology and Social Policy.

Mereka membagikan strategi dalam menyusun proposal PhD yang kuat. Mulai dari menentukan topik riset yang relevan, menyusun latar belakang masalah, merumuskan pertanyaan penelitian yang tajam, hingga menyesuaikan tema riset dengan bidang keahlian calon pembimbing di universitas tujuan. Para narasumber juga memberikan tips praktis mengenai hal-hal yang sering diperhatikan oleh panel seleksi doktoral di Inggri. Seperti kejelasan kontribusi penelitian dan orisinalitas ide.
Dukungan dari UNAIR untuk Pengembangan SDM
Wakil Dekan III Fakultas Psikologi UNAIR, Dr Primatia Yogi Wulandari menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari strategi UNAIR dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia.
“Workshop ini menjadi salah satu upaya nyata Universitas Airlangga untuk menyiapkan para dosen agar mampu bersaing secara global. Dengan memahami standar internasional dalam penyusunan proposal PhD, dosen UNAIR harapannya lebih siap untuk menembus program doktoral di universitas-universitas ternama dunia. Sekaligus memperluas jejaring riset internasional,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR, Dina Septiani, PhD. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat ekosistem akademik UNAIR secara keseluruhan.
“Program seperti ini sangat strategis karena mendorong kolaborasi lintas fakultas dan disiplin ilmu. Kami berharap kegiatan bersama University of Leeds ini dapat terus berlanjut. Sehingga semakin banyak dosen UNAIR yang mendapat bekal praktis dalam mempersiapkan diri melanjutkan studi doktoral,” ujarnya.
Komitmen UNAIR dalam Kolaborasi Global
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen UNAIR dalam memperkuat kolaborasi internasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dengan menggandeng University of Leeds, UNAIR berharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama. Tidak hanya dalam bidang pembelajaran, tetapi juga penelitian bersama, pertukaran akademisi, hingga pengembangan program internasional lainnya.
Workshop Mastering Your PhD Proposal for the UK harapannya menjadi langkah awal yang memberi manfaat jangka panjang, baik bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi doktoral maupun bagi UNAIR dalam memperluas reputasi akademiknya di tingkat global.
Kolaborasi seperti ini sekaligus sejalan dengan visi UNAIR Hebat. Yaitu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing internasional, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.’
Penulis: Muhamamad Syahran Ananta
Editor: Yulia Rohmawati





