UNAIR NEWS – Teknologi memiliki peran yang krusial dalam era revolusi industri saat ini. Pasalnya, teknologi dapat menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan-tantangan global. Guna mendukung langkah tersebut, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar International Conference of Advanced Technology and Multidiscipline (ICATAM).
Konferensi itu terselenggara secara hybrid di Ruang Rapat Lt 10 Gedung Nano Kampus MERR-C UNAIR dan Zoom Meeting pada Kamis hingga Jumat (17-18/10/2024). Kali ini, ICATAM 2024 mengangkat tema “Harnessing the Innovation of Computational and Applied Engineering for Sustainable Development”.
Gelaran ini menghadirkan peneliti, akademisi, hingga praktisi dari berbagai negara. Salah satunya yaitu Prof Ir Dr Norhana Arsad dari Department of Electrical, Electronic and Systems Engineering Universiti Kebangsaan Malaysia yang turut hadir sebagai keynote speaker.
Smart Engineering
Dalam konferensi tersebut, Prof Norhana memaparkan materi tentang smart engineering di era digital. Ia menyebut bahwa fotonik membawa kemajuan dalam transmisi dan pemrosesan data. Aplikasi teknologi ini juga dapat berfungsi di berbagai bidang. Antara lain nanoteknologi, health monitoring, hingga komunikasi.
“Fotonik merupakan teknologi yang memanfaatkan cahaya (foton) untuk menghasilkan, menyandi, mentransmisikan, dan mendeteksi informasi melalui gelombang optik. Teknologi fotonik menawarkan transmisi data dengan kecepatan lebih tinggi dan konsumsi energi lebih rendah daripada metode konvensional,” ungkap Prof Norhana.
Selanjutnya, Prof Norhana juga menyoroti inovasi Li-Fi atau light fidelity, atau teknologi komunikasi nirkabel berbasis cahaya. Li-Fi menawarkan solusi yang lebih aman dan efisien dibandingkan Wi-Fi.
“Li-Fi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan Wi-Fi. Di antaranya, Li-Fi dapat mencapai kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps. Kemudian teknologi ini juga memiliki tingkat keamanan yang lebih baik. Terlebih, Li-Fi cocok digunakan pada area dengan kepadatan data tinggi dan mengatasi masalah interferensi radio,” jelasnya.
Transformasi Rekayasa Digital
Transformasi rekayasa digital semakin menjadi fokus utama dalam perkembangan teknologi di era industri 4.0 saat ini. Prof Norhana menyebut, rekayasa digital merupakan sebuah pendekatan terintegrasi yang memanfaatkan teknologi digital untuk merancang, mengembangkan, dan mengelola sistem serta produk yang kompleks.
“Transformasi rekayasa digital berperan penting dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 (4IR). Salah satu manfaat utamanya adalah meningkatkan efisiensi dalam pengembangan produk. Selain itu, rekayasa digital juga mampu meningkatkan akurasi dalam desain dan manufaktur. Sehingga tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Penulis: Raissyah Fatika
Editor: Yulia Rohmawati





