Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa BBK 7 UNAIR Pekauman Gresik Hadirkan Program Magic Words

Menjelaskan materi tentang Magic Words (Kata ajaib). (Foto: Istimewa)
Menjelaskan materi tentang Magic Words (Kata ajaib). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Dalam rangka meningkatkan kualitas karakter dan komunikasi yang baik, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mahasiswa KKN-BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program Magic Words di Kelurahan Pekauman, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan menanamkan nilai kesopanan dan sikap saling menghargai pada anak usia dini.

Melalui program kerja Magic Words, mahasiswa turun langsung untuk memastikan bahwa anak TK mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan sopan. Kegiatan itu dipusatkan di TK Muslimat NU 29 Mahkota, Kelurahan Pekauman, pada Senin (19/1/2026) dengan cara memberikan materi tentang 4 kata ajaib yang bisa digunakan di kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Magic Words dilaksanakan dengan melibatkan anak-anak TK, para guru, serta mahasiswa KKN-BBK 7 UNAIR. Anak-anak diperkenalkan dengan kata-kata ajaib seperti “tolong”, “maaf”, “terima kasih”, dan “permisi” melalui metode yang menyenangkan, seperti menjelaskan sambil bercerita, bernyanyi, dan tanya jawab.

Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang menyenangkan dan interaktif, antara lain melalui kegiatan bercerita, bernyanyi, bermain peran, serta sesi tanya jawab. Metode tersebut dipilih agar anak-anak dapat memahami dan mempraktikkan nilai-nilai kesopanan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk sikap saling menghargai sesama teman maupun orang lain.

Program ini dirancang dari hasil observasi, survei, dan juga melihat dari bagaimana cara anak-anak berkomunikasi. Sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan dampaknya bisa diukur.

Sinergi antara mahasiswa dan para guru dari TK Muslimat NU 29 Mahkota berjalan harmonis. Langkah proaktif mahasiswa BBK 7 yang menyisir Kelurahan Pekauman ini mendapat apresiasi positif dari Ibu Rosi, selaku Kepala Sekolah dari TK Muslimat NU 29 Mahkota. Pihak sekolah sangat memberikan kerjasamanya untuk menanamkan kebiasaan menggunakan kata-kata sopan seperti tolong, maaf, dan terima kasih dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Keberlanjutan program Magic Words diharapkan dapat terus berjalan meskipun kegiatan KKN telah berakhir. Untuk memastikan keberlanjutan tersebut, program ini diarahkan agar dapat diintegrasikan ke dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari di lingkungan TK. Guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat melanjutkan pembiasaan penggunaan kata-kata sopan seperti tolong, maaf, terima kasih, dan permisi dalam setiap kegiatan belajar dan interaksi anak.Keberlanjutan program juga dapat didukung melalui kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar. 

Orang tua diharapkan dapat memberikan contoh serta mengingatkan anak untuk menggunakan Magic Words dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program Magic Words diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk karakter anak yang santun, beretika, dan memiliki kepedulian sosial, serta berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDGs 3, SDGs 4, dan SDGs 16.

Penulis: Ahmad Abid Zhahiruddin

Editor: Khefti Al Mawalia