n

Universitas Airlangga Official Website

Konsep Saling Sapa Mantapkan Kualitas dan Sinergitas FISIP

UNAIR NEWS – Kebersamaan merupakan elemen penting dalam menjalankan pendidikan tinggi. Hal itu dipahami benar oleh Dekan FISIP Dr. Falih Suaedi, Drs., M.Si. Maka itu, dia berupaya terus menjaga konsep “Saling Sapa” yang dicetuskan pendiri fakultas, (Alm) Prof Soetandyo Wignjosoebroto. Bahkan, pejabat kelahiran Bojonegoro itu bertekad memantapkan perspektif tersebut.

Salah satu penerapan “Saling Sapa” adalah dengan adanya mata kuliah yang mesti dijalankan bersama-sama oleh tujuh jurusan (S1) berbeda di FISIP. Misalnya, ada mata kuliah penunjang yang ditetapkan untuk diambil oleh mahasiswa jurusan Hubungan Internasional dan jurusan Politik. Ada juga yang perlu diambil oleh jurusan Administrasi Negara dan jurusan Antropologi. Demikian seterusnya, dengan konsep perkuliahan yang lintas bidang.

“Melalui program seperti itu, kualitas dan rasa kekeluargaan di FISIP bakal terus menguat,” ujar Falih yang ditemui Jum’at sore lalu (15/7).

Logikanya, mahasiswa di satu jurusan bisa tahu komponen perkuliahan dari jurusan lain. Jadi, pengetahuan dan wawasannya pun lebih luas. Sebab, problem di kehidupan atau dunia kerja makin beragam. Ekseklusifitas pada satu disiplin ilmu tertentu hanya akan menjadi bantu sandungan. Karena, di luar sana kompleksitas tantangan begitu rumit.

Di samping itu, “Saling Sapa” membuat semua mahasiswa dan dosen dengan latar berbeda dapat lebih bersinergi. Sebab, mereka jadi kerap bertemu dan bekerjasama. Kalau sudah begini, FISIP bakal menjadi satu kesatuan yang kuat. “Di sejumlah kampus, ada fakultas yang jurusan-jurusannya justru menjadi kerajaan-kerajaan kecil. Terkotak-kotak. Eksklusifitas itu tidak terjadi di FISIP UNAIR,” ungkap Falih. (*)

Penulis: Rio F. Rachman