Universitas Airlangga Official Website

KPMW UNAIR Kupas Strategi Cerdas Capai Profit di Era Digital

Sesi pemaparan materi oleh Gumilang Satrio pada Sabtu (26/7/2025) (Foto: Tangkapan layar zoom meeting)
Sesi pemaparan materi oleh Gumilang Satrio pada Sabtu (26/7/2025) (Foto: Tangkapan layar zoom meeting)

UNAIR NEWS Universitas Airlangga terus berupaya untuk membangun pengusaha muda. Komunitas Program Mahasiswa Wirausaha (KPMW) UNAIR di bawah naungan Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPPKA) menggelar webinar bertajuk “Entrepreneur Masterclass”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (26/7/2025) dan mengangkat tema Level Up Entrepreneur! Dari Nol ke Profit Strategi Cerdas Membangun Bisnis Berkelanjutan Di Era Digital. 

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (26/7/2025) secara daring, dengan memberikan wawasan kepada mengenai kewirausahaan dengan mempertemukan mahasiswa dengan pengusaha sukses pada bidangnya. Pada awal kegiatan, ketua KPMW UNAIR menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta dan menceritakan background pemateri. 

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kak Gumilang sebagai pemateri, selain itu saya juga mengucapkan terimakasih kepada peserta yang hadir dalam kegiatan hari ini. Abumain merupakan salah satu usaha yang hits di Surabaya dengan menjual croissant, pastry dan hampers. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan memberikan wawasan berwirausaha kepada peserta,” ucap Eza. 

Bangun Usaha Berdasarkan Minat Pasar 

Sesi penyampaian materi oleh Gumilang Satrio selaku founder Abumain Bakehouse. Dalam pemaparannya, Gumilang menyampaikan bahwa suatu bisnis yang baik adalah kemampuan bertahan dalam bertahan di berbagai kondisi. Gumilang menggunakan motivasi dari Warren Buffet sebagai referensi, yang mana bisnis yang baik harus memiliki akar yang kokoh dan tumbuh secara organik seperti daun yang berfotosintesis. 

Gumilang menjelaskan dalam memulai suatu usaha, pengusaha harus memperhatikan kebutuhan dan kebiasaan konsumen. Bisnis baru penting untuk memilih produk yang tidak hanya sekedar viral, melainkan produk yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Gumilang menyarankan pengusaha tidak memilih produk yang viral, karena masa permintaan produk pendek. 

Meskipun begitu, bukan berarti menyarankan pengusaha tidak mengambil segmentasi produk viral. Saat terdapat tren terbaru, pengusaha dapat memanfaatkan momen untuk menjual produk viral sebagai inovasi baru. Dalam contoh konkret, Abumain Bakehouse terjadi kenaikan penjualan karena bomboloni yang sedang naik daun.

“Adaptif dalam kondisi pasar itu penting. Pertama kali bisnis saya ramai karena saat itu bomboloni sedang tren. Usaha tidak bisa hanya mengikuti tren sesaat, karena konsumen akan cepat bosan. Justru yang harus dilakukan adalah memahami kebutuhan konsumen, lalu menyesuaikan produk agar tetap relevan,” ujar Gemilang

Strategi Mencapai Keuntungan

Dalam membangun bisnis berkelanjutan, perencanaan yang matang menjadi kunci untuk mencapai keuntungan. Gumilang menekankan pentingnya fokus pada dua formula utama yaitu make money dan control money. Tahap awal dilakukan dengan memastikan operasional berjalan efisien, produk dikenal pasar, dan transaksi terus terjadi. 

“Tiga poin fokus penting adalah operasional, marketing, dan sales. Artinya, fokus dulu pada make money atau menghasilkan uang sebanyak-banyaknya. Strategi ini memastikan bahwa bisnis berjalan dengan baik,” jelas Gumilang.

Setelah keuntungan mulai tercapai, langkah berikutnya adalah mengontrol arus kas dan pengeluaran. Di sinilah pentingnya perencanaan keuangan dan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) sebagai upaya untuk menjaga kualitas produk dan menjaga kepercayaan konsumen. 

Penulis: Kania Khansanadhifa Kallista

Editor: Ragil Kukuh Imanto