UNAIR NEWS – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menggelar seminar pasar modal kuliah tamu dengan tema “Penguatan inklusi pasar modal Indonesia dan mitigasi risiko keuangan bagi gen Z,” pada Sabtu (30/09/2023). Acara itu menarik perhatian mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin memahami edukasi investasi yang cerdas dan mengelola risiko keuangan dengan lebih baik.
Acara ini menghadirkan dua pembicara dengan materi yang berbeda. Pertama, Dyan Fajar Mahardika, seorang Executive Trainer PT Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Jawa Timur. Sementara itu, pembicara kedua adalah Adhe Citra W, sebagai East Regional Manager PT. IndoPremier Sekuritas.
Bagaimana Cara Berinvestasi dengan Baik dan Benar
Pada kesempatan itu, Dyan Fadjar memberikan kunci menjadi investor cerdas dengan prinsip 3P: Paham tentang tujuan investasi, Punya dan pastikan perusahaan terdaftar di OJK (2L: legal dan logis), serta Pantau makroekonomi dan indikator harga.
“Jika ingin berinvestasi, gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi, dan jangan lupa untuk memiliki trading plan yang matang,” ujarnya.
Ia juga menekankan peserta untuk selalu paham akan tujuan investasi mereka dan memastikan peserta untuk memastikan Perusahaan tersebut terdaftar di OJK
Mengetahui Profil Risiko untuk Berinvestasi
Sementara itu, Adhe Citra, pemateri kedua, menekankan pentingnya mengetahui profil risiko pribadi sebelum terjun ke dunia saham agar bisa berinvestasi sesuai dengan tujuan kita.
“Memahami profil risiko akan membantu investor memilih instrumen investasi yang sesuai dengan toleransi risiko mereka,” terangnya.
Profil risiko sangat konservatif cocok untuk investasi di Reksadana pasar uang, yang cenderung lebih stabil dan aman. Sementara itu, profil risiko konservatif lebih sesuai dengan investasi di obligasi negara, yang umumnya memberikan tingkat risiko yang lebih rendah. Bagi mereka yang memiliki profil risiko moderat, investasi di reksadana dapat menjadi pilihan yang tepat, karena mencakup sejumlah instrumen yang beragam. Sedangkan untuk para investor yang memiliki profil risiko agresif, pasar saham yang fluktuatif bisa menjadi pilihan, dengan potensi keuntungan yang lebih tinggi, tetapi juga risiko yang lebih besar.
Penulis: Rosali Elvira Nurdiansyarani
Editor: Feri Fenoria





