Universitas Airlangga Official Website

Kuliah Tamu Pascasarjana UNAIR Ulas Upaya PT. Pelindo Tingkatkan Konektivitas Laut Indonesia

Direktur Pengelola PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Putut Sri Muljanto saat memaparkan materi dalam kuliah tamu Sekolah Pascasarjana UNAIR. (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS – Sekolah Pascasarjana UNAIR kembali menggelar kuliah tamu secara daring pada Sabtu siang (28/5/2022), dengan topik terkait kepemimpinan strategis dalam pengelolaan pelabuhan Indonesia. Narasumber yang dihadirkan kala itu adalah Direktur Pengelola PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Putut Sri Muljanto.

Putut menjelaskan bahwa eksistensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinahkodainya merupakan merger dari empat BUMN, PT. Pelindo I, II, III, IV. Didasarkan oleh PP 101/2021, penggabungan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas laut dan hinterland di Indonesia. Ia mengatakan bahwa konektivitas ini esensial dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi performa pelabuhan di Indonesia. Tak hanya itu, penggabungan ini mempermudah koordinasi karena pengelola pelabuhan di Indonesia kini hanyalah satu perusahaan saja.

“Rencana merger ini telah ada sejak tahun 2001, namun baru terealisasikan sekarang karena banyak faktor. Kurangnya konektivitas ini menjadikan banyak rute kapal yang tak terhubung dan minimnya standarisasi pakem dalam infrastruktur dan SDM Pelindo,” ujar alumni FEB UNAIR itu.

Pasca merger, Putut menjelaskan fokus bisnis PT. Pelindo ada empat: layanan petikemas, layanan non-petikemas, logistik, dan operasional kapal. Gol dari merger dalam implementasi fokus bisnis ini adalah pengurangan biaya logistik per unit. Ia mengatakan bahwa efisiensi berarti mengurangi waktu kapal berlabuh, sehingga mereka lebih hemat bahan bakar dan memperpanjang waktu berlayar.

“Tak hanya itu, infrastruktur dan SDM pelabuhan juga akan kami perbaiki sehingga performanya bisa baik dan stabil. Ini adalah bentuk visi Presiden Joko Widodo dalam merealisasikan transformasi ekonomi, reformasi birokrasi, dan pengembangan SDM,” tegas Putut.

Harapan dari geliat pelabuhan Indonesia pasca merger PT. Pelindo, adalah peningkatan jumlah foreign direct investment di klaster bisnis petikemas, serta peningkatan pendapatan negara via dividen dan pajak. Putut juga optimis bahwa lanskap ini dapat menghasilkan lapangan pekerjaan yang baru dan berkualitas untuk masyarakat Indonesia. 

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Nuri Hermawan