UNAIR NEWS – Bulan Januari tahun ini menjadi salah satu bulan sibuk bagi Universitas Airlangga pasalnya sudah tercatat sudah ada 18 sekolah yang datang ke UNAIR untuk melakukan kunjungan. Tujuan mereka pun beragam, mulai dari mencari informasi seputar jalur masuk ke UNAIR, motivasi, hingga pengetahuan seputar dunia perkuliahan.
Kali ini, kunjungan terakhir di Bulan Januari datang dari SMAN 1 Padangan Bojonegoro, Kamis (26/1). Sebanyak 220 siswa dan 7 dewan guru hadir di Aula Kahuripan Kampus C UNAIR. Mariyani S.Pd., mewakili kepala sekolah SMAN 1 Padangan menyatakan bahwa kunjungan yang ia lakukan bersama rombongan dimaksudkan untuk mengajak seluruh anak didiknya tahu tentang wawasan kehidupan kampus.
“Saya mengajak mereka (siswa, red) ke UNAIR ini supaya mendapat wawasan tentang dunia kampus. Apa saja yang ada di UNAIR dan barangkali bisa masuk UNAIR tanpa tes itu bagaimana caranya?,” Ungkap Mariyani
Mariyani juga mengaku bahwa pihak guru SMAN 1 Padangan merasa kualahan saat banyak anak didiknya menanyakan informasi tentang perguruan tinggi. Ia pun tidak mau mematahkan mimpi anak didiknya yang begitu tinggi. Kendati minim informasi mengenai kampus, Maryani pun bersama pihak sekolah mengadakan kunjungan ke UNAIR.
“Anak-anak ini niat kuliah tinggi. Meski mereka orang pinggiran yang ada di tapal batas antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Karena anak-anak banyak tanya pada kami dan kami keterbatasan informasi maka kami ajak ke kampus UNAIR ini,” terangnya.
Dalam kunjungan ini Pusat Informasi dan Humas (PIH) bersama Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) mewakili UNAIR menyampaikan beberapa informasi seputar UNAIR dan jalur seleksi. Barry Nuqoba, S.Si., M.Kom., selaku dosen Matematika UNAIR yang juga staf PPMB menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa bukanlah mimpi, meskipun berasal dari putra daerah.
“Saya ini dari tetangga kalian, Lamongan. Semoga dengan kunjugan ini kelak kalian bisa menjadi bagian dari UNAIR,” kata Barry menyemangati seluruh siswa.
Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Faridah Hari





