Universitas Airlangga Official Website

Kunjungan Murdoch University Australia, Bahas Kolaborasi Akademik bersama UNAIR

Foto Bersama Rektor dan Jajaran warek UNAIR, Pimpinan Murdoch University, dan Konsulat Jenderal Surabaya, Selasa (19/8/2025). (Foto: PKIP UNAIR)
Foto Bersama Rektor dan Jajaran warek UNAIR, Pimpinan Murdoch University, dan Konsulat Jenderal Surabaya, Selasa (19/8/2025). (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menerima kunjungan dari Murdoch University, Australia. Kunjungan ini sekaligus sebagai pertemuan resmi untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara Murdoch University dan UNAIR. Kunjungan ini berlangsung di Ruang Sidang Pleno, Lt 4, Kantor Manajemen Kampus MERR-C, UNAIR pada Selasa (19/8/2025).

Dalam pertemuan ini, hadir Professor Andrew J Deeks PhD selaku Vice-Chancellor & President dari Murdoch University yang hadir secara online, Prof Tania Urmee selaku pimpinan dari School of Energy & Engineering, Dr Ian Wilson selaku Senior Lecturer, School of Humanities, Arts & Social Sciences, dan David Scholefield, selaku Engagement Partner, School of Humanities, Arts & Social Sciences.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh jajaran wakil rektor dan pimpinan fakultas dan unit di UNAIR. Melalui sambutannya, Rektor UNAIR menyatakan bahwa menjadi sebuah kehormatan untuknya menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Surabaya dan Presiden dari Murdoch University. 

“Kami menyampaikan apresiasi yang besar untuk Murdoch University, karena telah menjadi partner strategis untuk UNAIR. Selama bertahun-tahun, kami menjalin hubungan yang erat antara institusi kami. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Konsulat Jenderal Surabaya atas dukungannya dalam mendorong terjalinnya kolaborasi berkualitas,” ucap Prof Madyan.

Penandatanganan nota kesepahaman antara UNAIR dan Murdoch University  di Ruang Sidang Pleno, Lt 4, Kantor Manajemen Kampus MERR-C, UNAIR pada Selasa (19/8/2025). (Foto: PKIP UNAIR)
Memperkuat Kerjasama UNAIR dan Murdoch

Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, dan Prof Jacqueline Lo selaku Direktur dari Indo-Pacific Research Gate secara resmi menandatangani nota kesepahaman antara UNAIR dan Murdoch University. Kerjasama ini berlangsung dalam rangka memperkuat hubungan akademik dan riset antara kedua institusi. Selain itu, nota kesepahaman ini selanjutnya akan menjadi payung untuk seluruh kerjasama kedua belah pihak serta sebagai bentuk komitmen jangka panjang. 

“Hari ini menandai tonggak penting dalam kolaborasi Universitas Airlangga dengan Murdoch University melalui penandatanganan nota kesepahaman. UNAIR percaya, kerja sama ini tak hanya memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperluas pemahaman lintas budaya kedua negara,”ucapnya.  

Kolaborasi Berkualitas

Dengan adanya kolaborasi ini, kedua universitas akan dapat saling berbagi keahlian dari berbagai disiplin ilmu, memperkuat riset dan kapasitas tim, serta membangun kesempatan besar untuk masing-masing mahasiswa dan fakultas untuk dapat bersaing secara global. 

Nota kesepahaman ini, lanjut Prof Madyan, akan menjadi pondasi untuk kolaborasi lain yang lebih berdampak. Lebih lanjut, kerja sama ini memiliki banyak peluang besar, menurut Prof Madyan, seperti joint research, student mobility, academic exchange, and kegiatan kolaboratif lain yang mendukung adanya inovasi terhadap tantangan global. “Dengan bekerja sama, kita dapat memperkuat potensi yang ada dan memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi institusi kita, tetapi juga bagi masyarakat,” tutupnya.

Acara ditutup dengan diskusi strategis yang membahas mengenai rencana kolaborasi ke depan antara dua universitas, yakni WAEJUC engagement, Dual Award program (Humanities, Arts & Social Sciences – Media & Communication – Law and Criminology), dan Student mobility & New Colombo Plan activities.

Penulis : Febriana Putri Nur Aziizah

Editor : Ragil Kukuh Imanto