n

Universitas Airlangga Official Website

Lebaran Adalah Keniscayaan untuk Berkumpul dengan Orang Tercinta

lebaran
ILUSTRASI suasana salat Idulfitri di Masjid Ulul Azmi, Kampus C UNAIR, Minggu (25/6). (Foto: Umar Fanani)

UNAIR NEWS – Lebaran selalu membawa cerita dan kesan yang ditunggu-tunggu. Momen lebaran menjadi waktu yang tepat untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga. Berlebaran di kampung halaman bersama orang yang dicintai akan menambah riuh suasana lebaran.
Seperti halnya Wakil Rektor I Universitas Airlangga Prof Djoko Santoso yang selalu menyempatkan menemui kedua orang tuanya di Jombang, Jawa Timur. Baginya, lebaran sesungguhnya ialah mengingat kembali kepada sang Khalik agar selama perjalanan hidup selalu menjaga fitrah.
“Orang tua selalu mengingatkan akan sejarah, bahwa apa yang kita dapat sekarang ini tidak lepas dari peran orang tua kita,” ucap Prof. Djoko.
Guru Besar Fakultas Kedokteran UNAIR ini mengatakan bahwa banyak keterlibatan orang baik yang telah mengantarkan dirinya hingga pada posisi sekarang, terutama kedua orang tua. Ke depan, ia berusaha untuk bisa menjadi suritaladan bagi generasi mendatang.
“Ketikan lebaran tiba, kita telah diberi hidayah sebulan. Artinya tidak hanya berpuasa fisik namun bisa mengendalikan semua hawa nafsu. Pada titik itu manusia seperti terlahir kembali,” ungkapnya.
Meski telah mengemban berbagai amanah dan posisi penting, Prof. Djoko merasa bahwa saat ini dirinya masih belum bisa berbuat banyak. Akan tetapi, ia selalu berusaha untuk berbuat lebih banyak. Untuk itu, ia juga membutuhkan dukungan berbagai pihak agar kerjakeras universitas dapat bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Selama sebulan menjalani ibadah puasa yang diakhiri dengan sholat Idulfitri, kita telah diberi keniscayaan. Maka kita harus selalu saling mengingat dan saling menguatkan bahwa kita ini manusia lemah,” papar Djoko.
Sebagai bangsa yang penuh dengan keberagaman, adalah pilihan yang harus ditempuh dalam menunjukkan Indonesia sebagai negara besar. Prof. Djoko menambahkan, dengan mengedepankan cinta kasih insyallah akan memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa.
“Semoga para pemimpin selalu diberi hidayah dalam menggerakkan pemerintahan menujuh ke arah yang lebih baik lagi. Bagi UNAIR, pada tahun 2020, UNAIR bisa masuk 500 World Class University sehingga bisa membawa Indonesia pada kancah internasional,” ucap Prof. Djoko. (*)
Penulis : Helmy Rafsanjani
Editor : Binti Q. Masruroh