Universitas Airlangga Official Website

LKMM-TD FEB UNAIR, Bekali Mahasiswa Fondasi Berorganisasi

FEB UNAIR menyelenggarakan LKMM-TD untuk meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan (Foto: Penulis)
FEB UNAIR menyelenggarakan LKMM-TD untuk meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan (Foto: Penulis)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga kembali menyelenggarakan kegiatan yang membentuk jiwa kepemimpinan mahasiswa melalui kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (03/5/2025) secara luring di Aula Fadjar Gedung FEB Kampus Dharmawangsa-B.

LKMM-TD merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial. Kegiatan ini bermanfaat mengelola organisasi kemahasiswaan, mengembangkan diri sebagai pemimpin, dan meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan. Dalam kegiatan ini, sebanyak 300 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FEB UNAIR turut serta sebagai peserta. 

“LKMM-TD ini merupakan program pelatihan yang kami rancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial. Harapannya, mereka mampu mengelola organisasi kemahasiswaan dengan lebih baik, berkembang sebagai pemimpin, serta dapat meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan secara menyeluruh,” ujar Al Ma rifatul A’la SE I MA.

Mengenal Lebih Dekat Analisis Kondisi Lingkungan

Materi pertama membahas analisis kondisi lingkungan oleh dosen FEB UNAIR yaitu Ibu Al Ma rifatul A’la SE I MA. Menurut Ibu Ma rifatul, analisis penting untuk mengenali keadaan di sekitar kita secara terperinci, terarah, dan sistematis dalam melakukan kegiatan. Proses ini bermula dari melakukan analisis internal dengan menggunakan resource based view dan value chain analysis. Selain itu, analisis eksternal dengan mempertimbangkan faktor politik, ekonomi, dan sosial. 

Selain itu, ketika merumuskan gagasan, mahasiswa perlu memperhatikan kebutuhan lingkungan sekitar, visi dan misi organisasi, serta menganalisis tren untuk menganalisis keinginan lingkungan sekitar. 

“Dalam merumuskan gagasan, penting bagi mahasiswa untuk memahami kondisi lingkungan sekitar. Lalu menyesuaikannya dengan visi dan misi organisasi, serta menganalisis tren agar tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diinginkan oleh masyarakat,” ujar Ibu Al Ma rifatul A’la SE I MA.

Memahami Tolak Ukur Keberhasilan dalam Program Kerja

Materi kedua membahas mengenai Tolak ukur keberhasilan. Pemaparan materi ini oleh dosen FEB UNAIR yaitu Ibu Tantri Sun Estuning Dasih SA MA. Dalam sesi ini, pemateri mengajak peserta untuk memahami pentingnya indikator dalam setiap program atau kegiatan agar dapat mengukur capaian hasil secara objektif dan sistematis.

Salah satu peserta menyampaikan kesan positif terhadap materi yang Ibu Tantri sampaikan. Ia mengungkapkan bahwa materi tentang TUK sangat membantunya dalam memahami bagaimana cara menilai keberhasilan suatu kegiatan secara terstruktur.

“Menurut saya, yang paling menarik adalah materi dari Ibu Tantri tentang TUK (Tolak Ukur Keberhasilan). Materi ini membantu saya memahami bahwa setiap program atau kegiatan harus memiliki indikator yang jelas agar hasilnya bisa diukur secara objektif,” ujar Dwina Azzira.

Peserta tersebut juga menyampaikan bahwa ia mengikuti LKMM-TD untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen organisasi, serta berharap dapat menjadi pribadi yang lebih terorganisir dan siap mengambil peran dalam organisasi kemahasiswaan.

Nama: Kania Khansanadhifa Kallista 

Editor: Ragil Kukuh Imanto