UNAIR NEWS – Mahasiswa Lumajang UNAIR Bersatu (Mahameru) sukses menyelenggarakan kegiatan Srawung Lebaran Mahameru UNAIR pada Sabtu (4/4/2026). Berlokasi di BG Junction Mall Surabaya, acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB ini menjadi program kerja pertama sejak organisasi ini resmi berdiri pada tahun 2026.
Di bawah naungan generasi pertama, yakni Kabinet Nararya Kirana, Mahameru berhasil membuktikan komitmennya untuk merangkul seluruh mahasiswa Universitas Airlangga asal Lumajang. Tidak hanya itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh total 40 peserta, yang mencakup anggota Mahameru serta tamu undangan dari berbagai Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) Jawa Timur, meliputi Ormada Banyuwangi, Ponorogo, Madiun, dan Tuban.
Kegiatan Srawung Lebaran ini dirancang dengan membawa dua misi utama, yaitu Mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa UNAIR asal Lumajang dengan rekan-rekan dari Ormada daerah lainnya dan mempromosikan eksistensi Mahameru UNAIR sebagai wadah organisasi daerah yang baru terbangun pada tahun 2026.
Perkuat Pelestarian Budaya
Salah satu sorotan paling menarik dalam susunan acara ini adalah sesi pembukaan yang menyuguhkan Tari Godril Lumajangan. Penampilan tarian khas Kabupaten Lumajang ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan wujud nyata dukungan Mahameru terhadap SDGs poin 11.4 yang berbunyi “Meningkatkan upaya untuk melindungi dan merawat warisan budaya dan alam dunia”. Secara khusus, inisiatif ini menjawab target poin SDGs 11.4 yang berfokus pada penguatan upaya untuk melindungi dan menjaga warisan budaya.

Setelah dibuka dengan apresiasi terhadap kekayaan budaya, acara dilanjutkan dengan berbagai sesi yang dirancang untuk mempererat bonding antar peserta, yaitu sesi pemaparan Company Profile Mahameru, sesi Games dengan Permainan interaktif yang sukses mencairkan suasana dan sesi makan Bersama. Acara kemudian ditutup dengan penyampaian testimoni serta pesan dan kesan dari perwakilan peserta.
Apresiasi positif datang dari tamu undangan, salah satunya disampaikan oleh perwakilan Ormada UNAIR Ponorogo yang mengungkapkan kekagumannya terhadap acara ini, “Kesannya itu keren banget karena Mahameru baru tahun ini terbangun tapi sudah berjalan dengan lancar proker nya. Kebetulan saya melihat ada penampilan tari tradisional di Halal Bi Halal, luar biasa banget”.
Testimoni hangat tersebut menjadi penutup yang manis sebelum seluruh rangkaian kegiatan Srawung Lebaran diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Melalui kesuksesan acara ini, Kabinet Nararya Kirana berharap Mahameru UNAIR dapat terus menjaga kekompakan dan melangkah maju sebagai organisasi yang membawa manfaat nyata bagi anggotanya serta lingkungan sekitar.





