Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa Ajak Lansia di Babat, Lamongan, Berani Lawan Kecemasan

UNAIR NEWS – Menurut data dari Survei Penduduk antar Sensus (Suspas) 2015, jumlah lanjut usia (Lansia) sebanyak 21,7 juta atau 8,5 persen dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut terdiri atas perempuan 11,6 juta (52,8 persen) dan 10,2 juta (47,2 persen) laki-laki (BPS, 2016). Sedangkan menurut data indeks penuaan (Ageing Index) pada 2035 diproyeksikan terdapat 73 orang lansia per 100 penduduk kurang dari 15 tahun. Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan 2015 yang hanya 31 orang.

Terlebih, pada masa pandemi seperti ini, lansia menjadi penduduk yang rentan terpapar oleh virus Covid-19. Hal tersebut membuat Himpunan Mahasiswa (HIMA) D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mengadakan pengabdian masyarakat pada Senin (7/9/2020) di Panti Wreda Babat Lamongan.

“Rencana awal sebanyak 55 lansia akan dihadirkan, tapi untuk mencegah kerumunan akhirnya hanya perwakilan 6 lansia. Lalu, untuk mahasiswa kami juga hanya beberapa perwakilan. Tidak lupa protokol kesehatan lain juga dilakukan,” papar Dinna Alvia Novita selaku ketua HIMA D3 Keperawatan.

Pengabdian itu, lanjut Dinna, ditujukan untuk memberikan edukasi terhadap para lansia. Terutama membangun kesadaran betapa pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi pandemi saat ini membuat masyarakat harus menjaga kebersihan.

“Kami (HIMA D3 Keperawatan, Red) berikan mereka (Lansia) edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kami tidak hanya memberikan mereka edukasi, tapi juga kami penuhi fasilitasnya seperti alat untuk membersihkan diri. Kami juga berikan mereka masker dan handsanitizer,” ungkapnya.

Pemberian motivasi kepada lansia juga dilakukan mengingat kondisi mereka yang hidup sebatang kara. Bahkan, ada di antara mereka yang sengaja dititipkan keluarganya di panti wreda. Hal tersebut tentu memberikan tekanan tersendiri bagi para lansia.

“Banyak lansia yang cemas karena teman sebayanya dalam sebulan bisa 3-5 orang yang meninggal. Motivasi yang kami beri diharapkan bisa mengurangi kecemasan yang mereka alami sehingga mereka bisa lebih bahagia dalam menjalani hidup,” pungkasnya. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Feri Fenoria Rifa’i