Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa Bagikan Masker di 6 Kota dan 6 Desa Jawa Timur

UNAIR NEWS – Di tengah pandemi Covid-19, semangat berbagi terus membara. Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa D3 Teknik Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) pada Kamis pagi (20//08/2020).


Bersama perangkat desa dan Bintara Pembina Desa (BABINSA) setempat, Himpunan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis (Himanis) mengadakan pengabdian masyarakat. Bantuan tersebut berupa sembako dan masker.


“Kegiatan ini merupakan salah satu aksi nyata kami membantu warga kurang mampu yang terdampak Covid-19,” ujar Ailiu Oktaviana Sumarno selaku ketua pelaksana kepada UNAIR NEWS.


Di samping itu, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat melalui brosur. Hal itu, lanjut Ailiu, dilakukan agar masyarakat sadar akan pentingnya taat aturan di era adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini.
Uniknya, kegiatan bakti sosial itu dijalankan serentak oleh perwakilan mahasiswa Himanis di enam desa pada lima kota berbeda di Jawa Timur. Diantaranya adalah Desa Wates, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk; Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Madiun; dan Desa Gajah, Kecamatan Kanigoro, Blitar. Selain itu juga Desa Tangunan, Kecamatan Puri, Mojokerto; Desa Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember; dan Dusun Bendungan, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.


“Kami utamakan daerah-daerah yang sulit dijangkau dan terpencil di Jawa Timur,” kata Ailiu.


Ailiu bersyukur banyak donatur yang membantu secara finansial. Diketahui, sebanyak 25 persen dari keseluruhan dana yang terkumpul bersumber dari donatur.
“Peran donatur berdampak sangat besar. Ini juga menjadi bukti bahwa masih banyak yang peduli terhadap sesama di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini,” ungkap mahasiswa angkatan 2018 itu.


Selain sebagai realisasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Ailiu mengungkapkan, kegiatan itu sekaligus jadi momen implemenstasi ilmu virologi yang didapat selama kuliah. Sehingga secara tidak langsung, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


“Minimnya pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 dan penerapan protokol kesehatan membuat kami tergerak. Kami juga sadar bahwa pandemi ini sangat berimbas terhadap ekonomi warga,” kata Ailiu.


Sebagai informasi, pengabdian masyarakat itu dikemas dalam ‘Medical Analyst Entering Village to be Clean and Health’ (Mesentrical). Ailiu menyampaikan, aksi sosial tersebut mendapat banyak respon positif dari warga sekitar.
Sebelumnya, Himanis rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako sebagai agenda tahunan. Tidak hanya itu, tahun lalu, Himanis juga melakukan sosialisasi tentang hidup sehat serta kerja bakti membersihkan desa dan tempat wisata di Claket, Mojokerto.


“Pastinya kami berharap pandemi ini lekas berakhir. Semoga masyarakat dapat menyebarluaskan edukasi yang kami berikan, memahami pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan, serta menerapkan hidup sehat yang baik, benar, dan berkelanjutan,” pesan Ailiu. (*)

Penulis : Erika Eight Novanty
Editor : Feri Fenoria