Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa BBK 7 Jembatani Celah Pendidikan Tinggi bagi Pemuda Sugio

Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga memberikan pemaparan mengenai profil Universitas Airlangga dan proses jalur masuk kepada siswa-siswi SMA Kecamatan Sugio (Foto: Dok. Tim)
Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga memberikan pemaparan mengenai profil Universitas Airlangga dan proses jalur masuk kepada siswa-siswi SMA Kecamatan Sugio

UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga memberikan pemaparan mengenai profil Universitas Airlangga dan proses jalur masuk kepada siswa-siswi SMA Kecamatan Sugio (Foto: Dok. Tim)

Sugio, Lamongan – TimBelajar Bersama Komunitas ketujuh (BBK 7) Universitas Airlangga (UNAIR) mengambil sebuah langkah signifikan dalam upaya untuk meningkatkan aspirasi-aspirasi akademik dengan mengadakan program kerja “Campus Expo UNAIR” pada Minggu (25/1/2026). Inisiatif ini secara langsung menanggapi isu kritis di daerah pedesaan seperti Desa Sugio: kurangnya aksesibilitas informasi perihal jalur-jalur pendaftaran universitas dan kesempatan beasiswa, yang mana seringkali membatasi pandangan pendidikan terhadap siswa-siswa lokal.

Acara ini, dilaksanakan di pusat bimbingan belajar Education Space Lamongan, secara sukses merapel 9 siswa SMA dari berbagai sekolah lintas Kecamatan Sugio. Tidak seperti sosialisasi pada umumnya, program ini difokuskan pada hasil strategis, memberikan literasi yang mendalam terhadap Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jalur masuk khusus “Golden Ticket,” dan berbagai skema bantuan keuangan. Dengan menjelaskan proses penerimaan secara lebih rinci, program ini secara langsung mendukung poin SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan memastikan bahwa informasi tentang pendidikan tersier bersifat adil dan inklusif di daerah pedesaan.

Selama sesi berlangsung, siswa-siswa terlibat dalam diskusi intensif dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa UNAIR berprestasi tinggi. Interaksi ini bertujuan pada pergerakan gaya pemikiran para partisipan dari keraguan menjadi percaya diri. Coach Naufal, selaku pemilik Education Space Lamongan, menggarisbawahi dampak langsung dari motivasi siswa-siswa.

“Program ini sangat membantu membuka cakrawala siswa-siswi kami di Sugio. Banyak dari mereka awalnya merasa UNAIR itu terlalu jauh untuk digapai, namun dengan adanya pemaparan strategis mengenai jalur masuk dan beasiswa, mereka kini memiliki vision yang jelas. Edukasi seperti ini adalah kunci agar anak desa tidak takut bermimpi tinggi.”

Pengaruh dari “Campus Expo” sangatlah terbukti dari peningkatan literasi dari para partisipan, yang mana mereka telah dipersiapkan dengan strategis yang beraksi untuk bekal masa depan pendidikan perguruan tinggi mereka. Dengan memberikan peta jalur yang jelas untuk pendidikan tinggi, tim BBK 7 telah mengimplementasikan misi Kampus Berdampak, mengubah batasan akademik potensial menjadi kesempatan-kesempatan untuk mobilitas sosial. Sinergi ini antar mahasiswa dan institusi pendidikan lokal memastikan bahwa mimpi untuk mengikuti universitas kelas dunia seperti UNAIR dapat dijangkau oleh kaum muda Sugio.

“Berita ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas”

#SDG4 #QualityEducation #UniversitasAirlangga #KampusBerdampak #SDGsUNAIR

Penulis : muhammad krisna