UNAIR NEWS – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga (UNAIR) memfasilitasi penguatan kapasitas usaha peternakan warga melalui program TEMU GAYATRI BERDAYA. Acara yang berlangsung di Balai Desa Cangaan, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (27/7/2026) ini ditujukan khusus bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) dan calon KPM GAYATRI.
Penanggung jawab kegiatan, Harvest Ecclesiano Christ Walukow, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pertukaran pengalaman sekaligus pemecahan masalah bersama antar-KPM. “Kami ingin memastikan keberlanjutan program GAYATRI di Desa Cangaan tidak hanya berhenti pada bantuan bibit, tetapi juga diimbangi dengan pemahaman mendalam terkait manajemen pakan dan kesehatan ternak agar ekonomi warga semakin mandiri,” ujarnya.
Sebanyak 50 peserta KPM dan calon KPM GAYATRI mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, hingga evaluasi perkembangan program. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah responsif atas berbagai permasalahan teknis dan operasional yang selama ini dihadapi peternak GAYATRI namun belum menemukan Solusi secara tepat. Guna menjawab tantangan tersebut, program ini menghadirkan narasumber drh. Moch Agus Riza Abidin selaku dokter hewan pembimbing program GAYATRI. Dalam pembekalannya, drh. Riza memberikan edukasi mendalam terkait pemecahan masalah pemeliharaan, mulai dari penerapan inovasi pakan alternatif untuk menekan biaya operasional, manajemen tata kelola pakan, hingga strategi efektif pencegahan penyakit melalui konsistensi pemeliharaan sanitasi kandang serta pelaksanaan imunisasi vaksinasi secara berkala. Melalui pendampingan dan sharing session interaktif ini, para peserta diajak berdiskusi secara terbuka untuk mengevaluasi tantangan pemeliharaan yang mereka hadapi sehari-hari.
Apresiasi Kepala Desa dan Dukungan Terhadap SDGs
Kehadiran inisiatif ini mendapat tanggapan positif dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Cangaan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya TEMU GAYATRI BERDAYA. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diberikan oleh adik-adik mahasiswa BBK UNAIR. Program ini memberikan wawasan dan solusi nyata bagi KPM GAYATRI di desa kami untuk mengatasi kendala pemeliharaan ayam petelur sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi warga penerima manfaat sekaligus mendukung terciptanya peternakan ayam petelur yang produktif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah nyata yang memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Cangaan
Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat ini sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi langsung pada SDG 1 (No Poverty) untuk pengentasan kemiskinan, SDG 2 (Zero Hunger) dalam mendukung ketahanan pangan lokal, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) guna mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Penulis: MUHAMMAD RAFLY ILHAM ALFIANSYAH
Berita ini mendukung SDG 1: No Poverty, SDG 2: Zero Hunger, dan SDG 8: Decent Work and Economic Growth.
SDG1 #SDG2 #SDG8 #NoPoverty #ZeroHunger #DecentWorkAndEconomicGrowth #SDGsUNAIR





