UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Belajar Bersama Komunitas (BBK) 4 menerjunkan mahasiswanya ke Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Salah kelompok KKN-BBK 4 di Desa Sukosari menggelar demonstrasi memasak Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sehat dan bergizi. Acara itu digelar pada hari Rabu (10/7/2024) di Balai Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Acara ini dihadiri oleh belasan orang tua yang antusias untuk belajar langsung dari para mahasiswa bidang kesehatan. M Abyan Dzaki, selaku ketua kelompok KKN-BBK 4 UNAIR, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah memberikan edukasi kepada para orang tua. Khususnya tentang pemilihan bahan makanan yang tepat dan cara pengolahan yang baik untuk bayi mereka.
“Pemberian MPASI yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami cara memilih dan mengolah bahan makanan yang tepat untuk bayi mereka,” ungkap Abyan.
Menu MPASI Praktis dan Bergizi
Dalam acara tersebut, kelompok KKN-BBK 4 Desa Sukosari tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menunjukkan secara langsung cara memasak MPASI yang praktis dan lezat. Abyan menyebut, salah satu menu yang mendapat banyak perhatian adalah nugget ayam wortel. “Nugget ayam wortel termasuk mudah dibuat dan digemari anak-anak. Selain itu, nugget ayam wortel ini kaya akan protein dan vitamin dari wortel yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelas Abyan.
Selain nugget ayam wortel, kelompok KKN-BBK 4 Desa Sukosari juga memperkenalkan menu bubur hati sapi sebagai salah satu pilihan MPASI. Bubur hati sapi, kata Abyan, kaya akan protein dan zat besi. “Zat gizi makro seperti protein, karbohidrat, dan lemak, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral sangat penting untuk mencegah terjadinya gizi buruk hingga stunting pada anak,” ujar Abyan.
Lebih lanjut, acara ini juga menghadirkan pemberian materi mengenai stunting. Abyan menjelaskan, terdapat penyuluhan pencegahan stunting dan pentingnya menerapkan pola makan seimbang. “Kami memberikan edukasi pedoman Isi Piringku sesuai dengan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Besar harapan pedoman ini dapat membantu para orang tua dalam memahami porsi ideal makanan yang harus dikonsumsi oleh anak-anak,” paparnya.
Penulis: Hana Mufidatuz Zuhrah
Editor: Yulia Rohmawati





