Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa FIB UNAIR Sabet Medali di Ajang Silat Nasional

Selvia Dwi Putri Fatimah (atas) dan Egalita Linanda Siswandari (bawah) usai meraih Juara 1 kategori Seni Tunggal IPSI Dewasa Putri di kejuaraan The Shining Batu Cup V Malang 2025 (Foto: Dok. Narasumber)
Selvia Dwi Putri Fatimah (atas) dan Egalita Linanda Siswandari (bawah) usai meraih Juara 1 kategori Seni Tunggal IPSI Dewasa Putri di kejuaraan The Shining Batu Cup V Malang 2025 (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi di bidang non-akademik. Kali ini datang dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) melalui dua mahasiswi program studi Bahasa dan Sastra Inggris, yaitu Selvia Dwi Putri Fatimah dan Egalita Linanda Siswandari. Keduanya berhasil meraih juara dalam ajang silat Open Tournament The Shining Batu Cup V Malang 2025 yang terselenggara oleh Perisai Diri Kota Malang dan berlangsung pada Kamis-Minggu (24-27/4/2025).

Dalam kompetisi tersebut, Selvia menyabet Juara I kategori Seni Tunggal IPSI Dewasa Putri. Sementara Egalita meraih Juara II pada kategori yang sama. Turnamen ini menjadi ajang pembuktian bagi mereka setelah melalui persiapan dan latihan yang cukup intensif meski dalam waktu yang terbatas. Ajang ini juga menjadi debut keduanya dalam kategori seni tunggal IPSI.

“Kategori Seni Tunggal IPSI itu sebuah gerakan dalam kategori pertandingan yang memiliki dua gerakan yaitu tangan kosong dan senjata (golok dan toya, red). Penilaian kategori ini tidak hanya butuh kebenaran tekniknya. Keluwesan, ekspresi diri, dan power kita juga termasuk dalam itu,” ujar Selvia.

Dalam menghadapi ajang ini, Selvia dan Egalita melakukan latihan intensif selama dua hingga tiga minggu sebelum lomba. Mereka mengakui bahwa latihan dilakukan hampir setiap hari dengan pembagian waktu yang ketat, termasuk pagi dan malam. Meski merasa lelah dan sempat jenuh, keduanya tetap semangat berkat dukungan dari pelatih dan teman-teman.

“Latihan buat tunggal sebenarnya cuma sesekali. Tapi di minggu terakhir, kita latihan intens, bisa dari pagi sampai malam,” jelas Selvia.

Sementara itu. Egalita menuturkan bahwa meski waktu latihan singkat, ia tetap fokus untuk memperbaiki teknik gerakan dan menjaga stamina. Ia juga memanfaatkan setiap sesi latihan sebagai evaluasi agar penampilannya maksimal di panggung. “Latihan nggak banyak, jadi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Setiap sesi jadi momen penting buat benerin teknik dan memastikan gerakan sudah sesuai dengan standar,” kata Egalita.

Keduanya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan orang tua, pelatih, dan teman-teman. Selvia mengaku doa dan restu keluarga menjadi kekuatan tersendiri baginya. Sementara itu, Egalita merasa beruntung memiliki lingkungan latihan yang suportif dan menyenangkan.

Selvia menargetkan ke depan bisa mengikuti kompetisi internasional untuk menambah pengalaman. Sementara Egalita ingin terus meningkatkan kualitas diri melalui kejuaraan nasional lainnya. Keduanya berharap bisa terus membawa nama UNAIR lebih dikenal di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Penulis: Ameyliarti Bunga Lestari

Editor: Yulia Rohmawati