Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Bantu Perajin Rotan Menganti Buat Web untuk Ekspor

Dokumentasi saat presentasi website koperasi rotan oleh Tim KKN pada Rabu (24/01/2024)
Dokumentasi saat presentasi website koperasi rotan oleh Tim KKN pada Rabu (24/01/2024)

UNAIR NEWS – Tim Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 3 Universitas Airlangga (UNAIR) di Menganti, Gresik, membantu warga membuat web untuk ekspor, transaksi, dan pemasaran. Mereka juga mengenalkan Eco Enzyme sebagai opsi penanganan limbah sampah rumah tangga di daerah tersebut.

Ketua Tim Zain bersama 8 teman lainnya, yakni Laras, Naufal, Azmi, Rosa, Maryam, Fiona, Emil, dan Ratna melakukan KKN-BBK 3 di Desa Putat Lor. Di sana, banyak pelaku UMKM yang memerlukan program digitalisasi. Terutama agar mampu bisa bersaing di era digital. 

Foto Karang Taruna Desa Putat Lor saat praktek pembuatan Eco Enzyme pada Sabtu (27/01/2024)

Di Desa Putat Lor, mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai perajin rotan. Rotan yang semula masih berbentuk kayu, kemudian diolah menjadi barang-barang antik yang memiliki harga jual tinggi.

Sayang, pemahaman digital untuk pemasaran para pengusaha rotan di sana masih sangat minim. Hal itu yang kemudian melatarbelakangi tim KKN-BBK membantu masyarkat membuat media digital berupa website. Sasarannya, wilayah pemasaran mereka bisa lebih luas, baik dalam negeri maupun luar negeri. 

Zain dan tim merancang pembuatan website untuk Koperasi Kriya Giri Sejahtera, Koperasi Rotan di Domas. Koperasi Rotan tersebut merupakan tempat para pengrajin rotan rumah tangga menitipkan barangnya. Kemudian, produk itu didistribusikan dan dijual kepada para konsumen. Pengurus koperasi sangat menyambut baik pembuatan website pada Senin, 22/1/2024) itu. 

Usaha kerajinan rotan di bawah Koperasi Kriya Giri Sejahtera Domas tersebut sudah sampai ekspor barang hingga ke Jepang. Tepat pada Rabu (24/1/2024), Koperasi Rotan Domas mendapat kunjungan dari Bond Shoji Co yang merupakan salah satu buyer Jepang.

Kunjungan tersebut menghasilkan kesepakatan rencana pengiriman 1 kontainer ukuran 20 feet, terhadap produk keranjang pelepah pisang dan flower basket untuk 3 ukuran. Permintaan produksi tersebut berjumlah kurang lebih 21.000 pieces. Ketua Koperasi Kriya Giri Sejahtera Heriyanto menyanggupi kesepakatan tersebut sekaligus menyepakati harga dengan buyer perusahaan Jepang itu. 

Dalam kesempatan tersebut pula, Tim KKN Mahasiswa UNAIR memperkenalkan website kepada pengurus koperasi dan buyer Jepang. Harapannya, website tersebut dapat menjadi inovasi jual beli secara online yang mudah sekaligus menjadi tempat bagi koperasi untuk mem-branding produk-produk rotannya dengan lebih luas. 

 Foto bersama pengurus Koperasi Kriya Giri Sejahtera, Bea Cukai Gresik, dan Buyer Jepang pada kunjungan bisnis rotan

Eco Enzyme merupakan salah satu program Tim KKN nya dalam menyelesaikan permasalahan sampah. Pada Sabtu (27/1/2024), Zain dan tim melakukan penyuluhan kepada warga Desa Putat Lor terkait pengelolaan sampah. Naufal selaku pembicara pada kegiatan penyuluhan itu menyebut sampah dapat didaur ulang menjadi hal yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Salah satunya, menjadi cairan Eco Enzyme. 

Eco Enzyme merupakan cairan yang terbuat dari sampah sayuran dan buah-buahan yang dapat dimanfaatkan. “Daripada dibuang begitu saja, ibu bapak bisa menggunakan sampah tersebut untuk hal yang lebih bermanfaat. Seperti menjadi pupuk organik, pembersih lantai, sabun, bakan menjadi hand sanitizer,” ujar Naufal. 

Tim juga berpraktik bersama warga membuat Eco Enzyme dengan sampah sisa buah dan sayuran, molase, dan air. Sehingga warga dapat melakukannya secara mandiri. Sosialisasi dan praktik pembuatan Eco Enzyme tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat. 

Penulis: Maryam Fauziah

Editor: Feri Fenoria

Baca juga:

Mahasiswa KKN UNAIR Kelola Sampah Lewat Ecosort

Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM