UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR 2025 menggelar kegiatan Sharing Expo Campus di SMPN 02 Dau Satu Atap pada Jumat (9/1/2025). Kegiatan itu menjadi upaya konkret mahasiswa UNAIR dalam mendorong pemerataan akses informasi pendidikan serta memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan tersebut menyasar siswa tingkat SMP dengan tujuan memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan lanjutan. Mulai dari SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Menteri Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR, Andrean Marcellino, menyampaikan bahwa kegiatan itu lahir dari kepedulian terhadap minimnya akses informasi pendidikan bagi siswa di wilayah dengan keterbatasan geografis dan fasilitas.
“Kami ingin membuka wawasan siswa sejak dini agar mereka memiliki gambaran dan keberanian untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat dan potensinya,” ujarnya.
Pentingnya Edukasi Pendidikan Sejak SMP
Edukasi mengenai pilihan jenjang pendidikan dinilai krusial dikenalkan sejak SMP karena berkaitan langsung dengan pengambilan keputusan jangka panjang. Penentuan jalur pendidikan, baik SMA maupun SMK, akan memengaruhi arah karier dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun perguruan tinggi.
“Dengan mengenalkan pilihan pendidikan sejak SMP, siswa dapat mulai merencanakan masa depannya secara lebih terarah,” tambah Andrean.
Selain itu, siswa juga berkenalan dengan dunia perguruan tinggi, termasuk informasi mengenai peringkat kampus, fakultas, program studi, serta kegiatan kemahasiswaan yang ada di Universitas Airlangga.
Metode Interaktif Melalui Konsep Expo

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui dua sesi utama. Sesi pertama berupa pemaparan materi dan diskusi di kelas terkait pilihan SMA/SMK dan dunia kampus. Sesi kedua dikemas dalam bentuk expo, di mana siswa diajak berkeliling ke beberapa pos tematik.
Terdapat Zona Harapan yang menjadi ruang refleksi siswa untuk menuliskan cita-cita pendidikan dan karier, serta Zona Impian yang berisi informasi fakultas dan program studi di UNAIR. Siswa juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan panitia dan mencoba atribut organisasi mahasiswa.
“Konsep expo membuat siswa lebih aktif dan berani bertanya. Mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga membayangkan masa depannya,” jelas Andrean.
Antusiasme Siswa dan Tantangan Pelaksanaan
Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak siswa aktif bertanya terkait dunia perkuliahan dan jalur pendidikan lanjutan. Perubahan paling nyata terlihat pada meningkatnya kesadaran siswa bahwa perguruan tinggi merupakan tujuan yang realistis dan dapat mereka raih.
“Pandangan siswa mulai berubah. Mereka menyadari bahwa kuliah bukan sesuatu yang mustahil,” ungkap Andrean.
Meski demikian, panitia menghadapi tantangan berupa perbedaan latar belakang akademik dan akses informasi siswa. Oleh karena itu, materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan pendekatan yang inklusif.
Peran Mahasiswa dan Harapan Keberlanjutan
Kegiatan Sharing Expo Campus mencerminkan peran mahasiswa UNAIR sebagai agen perubahan dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga bertanggung jawab menjadi jembatan informasi bagi masyarakat,” tegas Andrean.
Ke depan, panitia menyediakan materi edukasi yang bisa guru dan siswa akses sebagai bentuk tindak lanjut. Harapannya, informasi tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perencanaan pendidikan siswa dan lingkungan sekolah.
Penulis: Nafiesa Zahra
Editor: Khefti Al Mawalia





