Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah YOUTH IMPACT 2025 dengan Inovasi EcoThin

Usamah, Syarafina Khoirunnisa, dan Ainun Azka Rohmatillah, bersama dosen pembimbing, berpose penuh kebanggaan usai meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah YOUTH IMPACT 2025 (Foto : Istimewa)
Usamah, Syarafina Khoirunnisa, dan Ainun Azka Rohmatillah, bersama dosen pembimbing, berpose penuh kebanggaan usai meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah YOUTH IMPACT 2025 (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS– Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang terdiri dari Syarafina Khoirunnisa (Kesehatan Masyarakat), Usamah (Teknik Lingkungan), dan Ainun Azka Rohmatillah (Biologi) berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah YOUTH IMPACT 2025 yang berlangsung pada Minggu (19/10/2025) di Malang Creative Center, Kota Malang.

YOUTH IMPACT 2025 merupakan kompetisi karya tulis ilmiah yang menantang anak muda menghadirkan solusi inovatif untuk mengatasi persoalan mikroplastik. Selain itu, kompetisi ini mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) persembahan ECOTON bekerja sama dengan BRIN dan Aliansi Zero Waste Indonesia serta UNESCO. Kompetisi ini melibatkan lebih dari 450 tim dari universitas dan SMA di seluruh Indonesia.

Inovasi EcoThin

Tim Universitas Airlangga tersebut mengangkat inovasi yang bernama EcoThin, yaitu kemasan makanan berbasis biopolimer nabati yang terbuat dari limbah serat batang pisang, pektin kulit pisang, dan pati singkong. Inovasi ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya pencemaran mikroplastik, yang menurut data tahun 2024, dapat mengakibatkan masyarakat Indonesia mengonsumsi hingga 15 gram mikroplastik per bulan.

Selama tiga minggu penelitian, tim ini berhasil mengolah bahan-bahan alami tersebut menjadi kemasan yang kuat, fleksibel, dan mudah terurai. EcoThin mereka harapkan dapat menjadi alternatif kemasan yang lebih aman bagi manusia dan lingkungan, mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai yang sulit terurai.

Tahapan Kompetisi dan Pencapaian Tim

Kompetisi bermula dengan seleksi abstrak yang menghasilkan 20 tim terbaik. Kemudian, proses berlanjut dengan penyusunan full paper dan penelitian yang ketat, hingga akhirnya 10 tim terpilih untuk presentasi daring. Hanya empat tim yang berhasil lolos ke tahap final dan berkesempatan untuk mempresentasikan inovasi mereka di Malang Creative Center. Tim dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga ikut berpartisipasi.

Pada sesi final, tim Universitas Airlangga memamerkan prototipe EcoThin dalam bentuk tray kemasan makanan dan menjelaskan potensi penerapannya, khususnya untuk pelaku UMKM kuliner. Tim juri yang terdiri dari para ahli dari BRIN, ECOTON, dan akademisi agribisnis memberikan apresiasi positif terhadap inovasi ini. Juri menilai EcoThin sebagai solusi aplikatif yang relevan dengan isu mikroplastik dan bahan baku yang mudah terjangkau serta ekonomis.

Tim Universitas Airlangga (UNAIR) memperkenalkan EcoThin, sebuah inovasi kemasan makanan ramah lingkungan dalam bentuk tray kemasan (Foto: Istimewa)

Keberhasilan tim ini meraih Juara 1 menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu di kalangan mahasiswa Universitas Airlangga. Selain itu, inovasi EcoThin juga menarik perhatian publik dan direncanakan untuk diterbitkan dalam jurnal ECOTON, yang terindeks Sinta 4.

Menurut Syarafina Khoirunnisa, ketua tim, kemenangan ini menjadi momentum penting untuk terus mengembangkan EcoThin lebih lanjut. “Kami berharap EcoThin tidak hanya berhenti sebagai karya lomba, tetapi dapat diimplementasikan secara lebih luas untuk membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengurangi pencemaran mikroplastik di Indonesia.”

Penulis: Saffana Raisa Rahmania

Editor: Ragil Kukuh Imanto