Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa UNAIR Raih Juara 2 dalam Lomba Presentasi Bahasa Jepang pada Orenji Edukasi 2025

Rakanda Rasydan Prabaswara saat menerima piagam juara Lomba Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Happyou Orenji Edukasi 2025. (Foto: Istimewa)
Rakanda Rasydan Prabaswara saat menerima piagam juara Lomba Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Happyou Orenji Edukasi 2025. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS- Rakanda Rasydan Prabaswara, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil meraih posisi kedua dalam Lomba Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Happyou Orenji Edukasi 2025. Kompetisi ini adalah persembahan HMD Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Diponegoro pada Minggu (09/11/2025).

Orenji Edukasi 2025 adalah lomba presentasi bahasa Jepang bagi siswa SMA hingga mahasiswa perguruan tinggi. Lomba ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi peserta, terutama yang mempelajari bahasa dan kebudayaan Jepang, untuk mengasah kemampuan mereka dalam berbicara dan menyampaikan ide dalam bahasa Jepang. Lomba ini terbagi dalam beberapa kategori, dengan Happyou menjadi bagian khusus untuk mahasiswa.

Proses dan Kendala Persiapan

Perjalanan Rakanda menuju kemenangan tidak lepas dari tantangan dan persiapan yang padat. Setelah pengumuman finalis, Rakanda berhadapan pada tugas besar untuk membuat materi presentasi baru, yang harus berbeda dengan materi pada babak penyisihan. “Yang paling hectic itu persiapan setelah pengumuman finalis. Sebelumnya, di babak penyisihan, saya membahas festival musim gugur di Jepang, dan waktu itu diberi waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan video presentasi berdurasi minimal 10 menit,” ungkap Rakanda.

Namun, setelah lolos ke babak final, tantangan baru muncul. “Setelah pengumuman finalis, saya diberi waktu H-7 untuk menyiapkan materi presentasi yang berbeda dari sebelumnya. Di minggu yang sama, saya juga harus mengurus lomba lain dan kepanitiaan, jadi memang cukup melelahkan,” tambahnya.

Selain itu, Rakanda juga harus mengatur waktunya dengan baik karena pada tanggal 8 dan 9 November, ia terlibat dalam kepanitiaan dan tes tulis Duta Pariwisata Gresik. “Tanggal 8 ada tes tulis Duta, dan setelah selesai, saya langsung berangkat ke Semarang untuk persiapan lomba. Jadi, di H-7 itu saya benar-benar multitasking antara lomba dan panitia,” cerita Rakanda.

Hari-H Lomba

Pada hari H, Rakanda mempresentasikan tema Shubun no Hi, yang merupakan hari libur nasional di Jepang untuk mengenang para leluhur masyarakat Jepang. Meskipun persiapan yang padat, Rakanda merasa syukur dan lega karena pada akhirnya proses lomba berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Sebenarnya saat hari H, alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Tidak ada kendala berarti, meskipun sebelumnya jadwal saya cukup padat,” ungkap Rakanda dengan senyuman.

Meskipun persiapan yang penuh tekanan, Rakanda berhasil meraih juara 2 di kategori mahasiswa. Pencapaian ini tentu menambah daftar prestasi yang sudah ia raih selama di UNAIR. “Beruntung banget bisa dapet kesempatan buat jadi finalis gini soalnya belajar banyak dari anak yg juara 1,” tutup Rakanda.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras membuahkan hasil. Rakanda berharap prestasinya ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk terus berjuang dan mengejar peluang-peluang yang ada, meskipun tantangannya tak mudah.

Penulis: Saffana Raisa Rahmnia

Editor: Ragil Kukuh Imanto