Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa UNAIR Tanamkan Edukasi Kebersihan Gigi dan PHBS Sejak Dini pada Siswa

Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga Desa Prambangan mengadakan kegiatan Edukasi mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut juga perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya tindakan preventif terjadinya penyakit gigi dan mulut. ( Foto : TIM BBK)
Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga Desa Prambangan mengadakan kegiatan Edukasi mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan rongga mulut juga perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya tindakan preventif terjadinya penyakit gigi dan mulut. ( Foto : TIM BBK)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam program BBK-7 Desa Prambangan melaksanakan kegiatan edukasi kebersihan gigi dan mulut serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa kelas 2 dan 3 UPT SD Negeri 26 Gresik, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menyasar siswa berusia 7–9 tahun yang berada pada fase pergantian gigi dari gigi susu menuju gigi permanen. Pemilihan sasaran tersebut didasarkan pada pentingnya pembentukan kebiasaan perawatan gigi sejak dini agar kesehatan gigi permanen dapat terjaga secara optimal.

Dalam sesi edukasi, mahasiswa BBK-7 UNAIR menyampaikan materi mengenai perbedaan gigi susu dan gigi permanen, jenis makanan yang baik bagi kesehatan gigi dan tubuh, kebiasaan yang dapat memicu kerusakan gigi, serta langkah-langkah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang cara memilih sikat dan pasta gigi yang tepat, teknik menyikat gigi yang benar, serta praktik mencuci tangan sebagai bagian dari penerapan PHBS.

Penguatan Kesehatan Gigi

Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilengkapi dengan demonstrasi menyikat gigi secara bersama-sama menggunakan metode edukasi interaktif. Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.

Penanggung jawab kegiatan, Laras Ayu Tomokumoro, menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan membangun kesadaran kesehatan sejak usia sekolah dasar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Harapannya, anak-anak dapat menerapkan pengetahuan ini secara mandiri di rumah,” ujarnya.

Salah satu guru UPT SD Negeri 26 Gresik turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gigi siswa selama ini masih terbatas dan kondisi kesehatan gigi anak belum sepenuhnya optimal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama untuk meningkatkan semangat siswa, dilanjutkan dengan sesi edukasi dan demonstrasi praktik. Sebagai penutup, mahasiswa BBK-7 UNAIR memberikan snack berupa susu dan biskuit kepada seluruh siswa sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan materi edukasi terkait pentingnya asupan kalsium bagi kesehatan gigi.

“Kami sengaja memilih susu dan biskuit karena kandungan kalsiumnya baik untuk mendukung pertumbuhan dan kekuatan gigi anak. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung melihat contoh penerapan pola konsumsi yang mendukung kesehatan gigi,” tambahnya. 

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-being) dan SDGs 4 (Quality Education), melalui upaya promotif dan preventif kesehatan sejak usia dini.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia