Universitas Airlangga Official Website

Manfaat Daun Ubi Jalar dalam melindungi Ikan dari Bahaya Amonia

Sumber: Bacakoran.co
Sumber: Bacakoran.co

Surabaya – Peneliti dari Universitas Airlangga menemukan manfaat mengejutkan dari daun ubi jalar. Bukan hanya berguna bagi manusia, daun ini ternyata mampu melindungi ikan dari racun amonia yang kerap mencemari lingkungan kolam budidaya. Temuan ini menjadi angin segar bagi para pembudidaya ikan yang selama ini mengalami kendala dalam menjaga kesehatan ikan akibat kualitas air yang buruk. Penelitian ini menguji bagaimana ekstrak daun ubi jalar bisa membantu meningkatkan kesehatan ikan mahseer (N. Soroides) dari paparan amonia yang tinggi.

Amonia merupakan zat beracun yang sering muncul akibat akumulasi bahan organic yang tidak terurai dengan baik dalam sistem budidaya ikan, terutama akibat limbah sisa pakan dan kotoran ikan. Jika dibiarkan, kandungan amonia yang tinggi bisa memicu stres oksidatif pada ikan, menurunkan daya tahan tubuh, dan bahkan menyebabkan kematian. Dalam penelitian tersebut, ikan mahseer dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok dipelihara secara normal tanpa perlakuan khusus, sementara kelompok lainnya diberi tambahan ekstrak daun ubi jalar. Kedua kelompok ini kemudian dipaparkan pada kadar amonia tinggi.

Hasilnya menunjukan bahwa ikan yang diberi ekstrak daun ubi jalar mengalami peningkatan kesehatan yang signifikan. Ini terlihat dari peningkatan sel darah merah dan hemoglobin, yang menandakan bahwa tubuh ikan mampu melawan dampak racun amonia lebih baik. Menurut para peneliti, daun ubi jalar kaya akan antioksidan alami seperti flavonoid, tanin, dan vitamin C, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa ini juga diyakini membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan dan memperbaiki fungsi organ-organ penting.

“Ekstrak daun ubi jalar memiliki potensi besar sebagai bahan alami untuk meningkatkan ketahanan ikan terhadap stres lingkungan, khususnya paparan amonia yang sering terjadi dalam sistem budidaya intensif. Penemuan ini tentu membawa harapan baru, terutama bagi sektor perikanan budidaya di Indonesia yang tengah berkembang pesat. Selain mudah ditemukan dan murah, daun ubi jalar juga aman digunakan dan ramah lingkungan—dua hal yang sangat penting dalam praktik akuakultur berkelanjutan.

Ke depan, para peneliti berharap agar temuan ini bisa dikembangkan lebih lanjut dalam skala industri, baik untuk ikan mahseer maupun spesies ikan budidaya lainnya. Mereka juga mendorong penggunaan bahan-bahan alami sebagai alternatif suplemen dalam perikanan, guna mengurangi ketergantungan pada bahan kimia atau antibiotik.

Penulis: Suciyono, S.St.Pi., M.P.

Link: https://e-journal.unair.ac.id/JMV/article/view/61076/32227

Baca juga: Potensi Ekstra Daun Ubi Jalar dalam Membantu Meningkatkan Kesehatan Ikan