n

Universitas Airlangga Official Website

Memaknai Pesan di Balik Foto Makanan

APS Taste exhibition
Pengunjung melihat karya dalam pameran bertajuk Taste yang digelar oleh Airlangga Photography Society, 2-4 Juni 2018. (Foto: Maulana)

UNAIR NEWS – Manusia pada umumnya memandang makanan hanya sebagai pembebas diri dari rasa lapar. Namun, apa jadinya jika makanan mampu memiliki makna dan merefleksikan nilai-nilai sosial?

Airlangga Photography Society (APS) menjawab tantangan itu. Melalui pameran fotografi bertajuk Taste, APS menunjukkan kepada publik tentang pesan-pesan tersirat yang ada di balik foto makanan. Taste dihelat 2-4 Juni, di Omah Jaman Now, Jl. Bali No. 24 Surabaya.

Total, ada 13 karya yang dipajang. Pameran Taste menampilkan isu-isu sosial yang direpresentasikan dalam conceptual food photography.

Misalnya, karya Ajrine Anindya yang berjudul Varian Rasa. Melalui potret segelas teh yang sekilas memperlihatkan ilusi potongan buah, bunga, dan rempah yang berterbangan, menunjukkan bahwa dalam teh yang nampak biasa ternyata kaya akan rasa.

“Segelas teh di berbagai tempat akan terlihat sama saja. Kita tidak akan tahu bagaimana rasa teh itu sebelum mencobanya. Selayaknya manusia, sebelum mengenal satu sama lain, akan terlihat sama saja. Kita tidak akan tahu perasaan apa yang sedang dirasakannya,” tulis Ajrine dalam caption fotonya tersebut.

Ketua Pameran Taste Pradipa Rizky Pratama menyebut bahwa pameran fotografi kali ini memang merefleksikan isu dan nilai-nilai sosial. Namun, ia membebaskan pengunjung untuk memaknai foto yang dipajang sesuai persepsi masing-masing.

Sementara itu, dalam pameran Taste tak hanya menyajikan pameran foto, tetapi juga berkolaborasi dengan komunitas Sedekah Together (Seger).

“Kolaborasinya dalam bentuk bakti sosial (baksos) yang mengundang anak-anak panti asuhan Arief Rahman Hakim. Komunitas Seger yang mengatur acara bakti sosial, sementara APS membantu menyediakan tempat dan memberi sedikit dana untuk adik-adik panti asuhan,” tutur mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2015.

Bakti sosial mengundang anak-anak panti asuhan Arief Rahman Hakim di sela-sela pameran fotografi Taste oleh Airlangga Photography Society, Sabtu sore (2/6). (Foto: Amirul Mu’minin)

Uniknya lagi, melalui konsep Bantu Beli, baksos ini juga mendatangkan lansia dan memberikan tempat untuk menjual barang dagangan mereka. Antusiasme pengunjung yang datang membuat barang dagangan yang dijual empat orang lansia laris terjual. Acara juga dimeriahkan dengan musik yang dibawakan oleh Wolfscoustic pada hari kedua. (*)

Penulis: Nena Zakiah

Editor: Binti Q. Masruroh

*Penulis adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi UNAIR angkatan 2014