Universitas Airlangga Official Website

Mengemban Tiga Peran hingga jadi Wisudawan Terbaik

Muhammad Zaky Nur Fitra Wardhana, Wisudawan Terbaik S2 Magister Manajemen

“Continuous improvement is better than delayed perfection”

Mark Twain

UNAIR NEWS – Perjuangan panjang Muhammad Zaky Nur Fitra Wardhana akhirnya berbuah manis. Meski mengemban tiga peran sekaligas, ia mampu lulus dengan predikat membanggakan sebagai wisudawan terbaik S2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) periode 242. 

Zaky mengaku bahwa banyak rintangan yang harus ia hadapi selama masa studi magister. Salah satunya adalah menyeimbangkan antara tugasnya sebagai mahasiswa, karyawan di industri manufaktur, dan seorang ayah dari dua orang putri. Oleh karena itu, Ia harus mampu mengatur waktu dengan efektif agar dapat menyelesaikan tugas-tugas kuliah yang beragam.  

“Pekerjaan saya menuntut untuk selalu standby 24 jam, ditambah peran saya sebagai ayah yang juga aktif 24 jam, dan tuntutan pendidikan yang harus diselesaikan,” katanya. 

Meski menghadapi jadwal yang padat, namun lelaki asal Tuban itu tidak membiarkan diri tenggelam dalam tekanan. Melalui manajemen waktu yang cermat, ia mampu mengatasi berbagai tantangan yang berat.  

“Dengan memprioritaskan tugas-tugas dan membangun hubungan yang efektif, saya menemukan keseimbangan yang sempurna antara tanggung jawabnya sebagai mahasiswa, karyawan, dan ayah,” ungkapnya. 

Selalu Menjaga Relasi

Zaky menerangkan bahwa salah satu rahasia keberhasilannya adalah kemampuan untuk membagi fokus dan membangun hubungan yang efektif. Ia menjelaskan bahwa penting untuk menjalin relasi yang kuat dan berani bertanya pada siapapun. 

“Yang paling penting dalam studi adalah membagi fokus dan koneksi. Saya tentu bukan yang paling pintar, tapi kita harus berani bertanya pada siapapun. there is no stupid question, kita jadi dapat memahami dengan esensial,” tuturnya. 

Zaky juga bercerita bahwa selama perjalanan studinya, ia juga menemukan kekayaan yang tak ternilai dalam pertemanan. Menurutnya teman-teman sekelas bukan hanya sekedar rekan belajar, tetapi juga sumber inspirasi dan dukungan yang tak ternilai. Meskipun singkat, namun waktu yang dihabiskan bersama teman-temannya meninggalkan kesan yang mendalam dalam hati Zaky.  

Zaky berkata bahwa pengetahuan dan pengalaman yang ia peroleh selama masa kuliah di UNAIR, membuatnya semakin siap untuk melangkah ke babak selanjutnya dalam hidup. Wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.77 itu juga berencana untuk mengimplementasikan ilmunya dalam praktik langsung. 

Penulis: Rosali Elvira N

Editor: Edwin Fatahuddin Ariyadi Putra

Baca Juga: Delegasi FH UNAIR Raih Juara I Lomba Surat Dakwaan