Universitas Airlangga Official Website

Motivasi Diri sebagai Kunci Menjadi Wisudawan Terbaik

Motivasi Diri sebagai Kunci Menjadi Wisudawan Terbaik
Azhar Alam, Wisudawan Terbaik S3 Ilmu Ekonomi Islam (dok pribadi)

“Fa iza ‘azamta fa tawakkal ‘alallah” – Surah Ali Imron 159

UNAIR NEWS – Guratan senyum nampak jelas pada wajah Azhar Alam pada gelaran wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode 243. Bagaimana tidak? Pada akhir studi doktornya, ia menyandang gelar wisudawan terbaik S3 Ilmu Ekonomi Islam. Gelar tersebut tersemat padanya lantaran berhasil menuntaskan studi doktoral dalam waktu 2 tahun 9 bulan serta memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna yakni 4,00.

Tidak mudah bagi Azhar untuk membagi dua peran sekaligus dalam satu waktu. Selain menjadi mahasiswa doktoral, ia juga merupakan sosok anak, suami, dan ayah teladan dari ketiga anaknya yang juga tinggal bersama kedua orang tua dan adik kandungnya. Kondisi tersebut mengharuskan Azhar untuk manajemen waktu yang baik selama studi.

“Saya mengingat betul bahwa anak ketiga saya lahir saat awal masa perkuliahan. Hal ini menjadi tantangan terbesar bagi saya selama studi. Bahkan, sembari menjalankan kuliah daring saat masa transisi, saya juga sedang menyuapi anak saya,” papar Azhar.

Motivasi Diri

Menurut Azhar, seorang mahasiswa akan dihadapkan dengan manajemen waktu selama studi. Namun, menurutnya untuk menerapkan manajemen waktu yang baik itu mudah apabila niat dalam diri telah terbangun sedari awal.

“Menurut saya, waktu itu pasti ada. Yang kerap kali menjadi persoalan itu apakah kamu mau meluangkan dan memprioritaskan hal tersebut atau tidak. Apabila orang tersebut mengatakan tidak ada waktu, dapat diartikan bahwa orang tersebut tidak mementingkan hal tersebut,” terang Azhar.

Selain itu, hal yang menjadi tantangan Azhar selama studi yakni menemukan mood. Mood ini juga menjadi salah satu penghambat untuk melakukan sesuatu. Menemukan tempat tenang merupakan jurus jitu bagi Azhar untuk mengembalikan mood selama studi.

“Terkadang jika mood berantakan, saya akan singgah ke kafe untuk mengerjakan disertasi. Karena, saya berada di Solo biasanya saya melipir ke daerah Tawangmangu. Dengan demikian, mood yang berantakan akan teratasi dengan baik,” imbuhnya.

Azhar menambahkan, motivasi diri harus tumbuh dalam diri sendiri. Baginya, segala bentuk motivasi dan dukungan dari orang lain minim sumbangsihnya dalam  membangkitkan semangat apabila motivasi tersebut tidak tertanam pada diri sendiri. Pentingnya membangun motivasi diri tanpa orang lain.

Penulis: Satrio Dwi Naryo

Editor: Yulia Rohmawati