Universitas Airlangga Official Website

Pamerkan Hasil Riset, UNAIR Gelar HITEX 2025

erry Previo Avianto M Si di booth FPK UNAIR saat HITEX 2025 (Foto: dok Istimewa)
erry Previo Avianto M Si di booth FPK UNAIR saat HITEX 2025 (Foto: dok Istimewa)

UNAIR NEWS – Pameran Research Invention & Community Development (HITEX) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga (UNAIR) pada Selasa (20/5/2025) berlangsung meriah. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR.

Dalam pameran tersebut disuguhkan berbagai inovasi riset dan pengabdian masyarakat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) serta mitra industri. UNAIR juga turut mengambil peran dalam mempersembahkan hasil riset dari berbagai fakultas melalui booth-booth yang ada.

Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR menghadirkan inovasi produk turunan dari garam. Dalam booth tersebut tersaji berbagai produk seperti deodoran, pasta gigi, body scrub, dan obat kumur dari garam yang merupakan hasil riset dari Post-harvest, Processing Technology, and Bioproducts Research Group. 

“Ini produk inovasi dari Fakultas Perikanan dan Kelautan yang menginovasikan produk-produk garam yang berasal dari ekstrak Sargassum sp atau rumput laut,” jelas Terry Previo Avianto M Si, dosen FPK UNAIR sekaligus anggota kelompok riset tersebut.

Terry mengaku bahwa kegiatan HITEX 2025 tersebut menjadi kesempatan besar untuk menampilkan hasil riset yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun tersebut. Harapannya produk-produk hasil riset itu dapat segera terkomersialisasi. “Ini kesempatan besar untuk kita menunjukkan bahwa kita punya produk yang siap untuk hilirisasi supaya bisa segera dikomersialkan,” terangnya.

Terry berharap kegiatan HITEX dapat terselenggara secara rutin karena menjadi salah satu kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan kelompok riset lainnya. “Dengan berkolaborasi kita bisa mencapai tujuan bersama untuk menghilirisasi produk-produk kita,” ucapnya. Ia juga berharap ke depannya mitra kegiatan HITEX semakin banyak untuk memperluas peluang kolaborasi.

Pengunjung HITEX 2025 berasal dari berbagai kalangan yang antusias mengunjungi booth-booth yang ada. Salah satu pengunjung yakni Muzayyanah Mutiara Stani, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR menyatakan bahwa kegiatan HITEX 2025 tersebut sangat bermanfaat. “Banyak ilmu yang bisa kita serap dari berbagai booth yang ada,” tuturnya.

Yana, sapaan karibnya, menyebut bahwa booth yang paling menarik perhatiannya adalah booth dari Fakultas Vokasi UNAIR. Sebab booth tersebut menghadirkan inovasi aplikasi dimana kita bisa mempelajari tentang bangunan candi dan pembangunan awalnya.

Ia mengatakan bahwa kegiatan HITEX 2025 bisa menambah wawasan tentang teknologi dan hasil riset yang terbaru. Ia berharap ke depannya kegiatan semacam itu dapat lebih dipromosikan lagi sebab menurutnya masih banyak kalangan yang belum tahu tentang kegiatan tersebut. “Bisa di-branding lagi karena sepengetahuanku masih banyak yang belum tahu kalau ada pameran ini,” tutupnya.

Penulis: Septy Dwi Bahari Putri

Editor: Yulia Rohmawati