Universitas Airlangga Official Website

Peduli Sosial, PT Abada Bersama UKM KSR-PMI UNAIR Adakan Donor Darah

Mahasiswa dari berbagai jurusan melakukan donor darah (Foto: Muhammad Fachrizal Hamdani)

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Universitas Airlangga UKM KSR-PMI UNAIR bersama PT. Abada menyelenggarakan donor darah bertajuk Abada Peduli: Donor Darah. Donor darah yang digagas oleh PT Abada itu berlangsung Selasa (7/3/2023) di Airlangga Parks n Food Kampus Dharmawangsa.

Donor darah itu dilakukan untuk memantik kesadaran sosial dan kepedulian bersama. Abbidin sebagai salah satu anggota tim dari PT Abada mengatakan bahwa PT Abada memiliki tujuan yang sama dengan UKM KSR-PMI UNAIR, yaitu pelayanan sosial. “Aksi kemanusiaan itu menjadi hal utama,” kata Abiddin.

Kegiatan donor darah ini baru terselenggara sebanyak dua kali. Salah satu anggota tim dari PT Abada itu berencana mengadakan kegiatan serupa sebanyak tiga bulan sekali. Tentunya, perlu berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti UKM KSR-PMI UNAIR dan PMI Jawa Timur.

Mudahkan Sistem Pendaftaran

PT Abada menggunakan kantin sebagai wadah untuk menyebarkan informasi kegiatan donor darah ini. Harapannya, ketika mahasiswa melihat banner informasi, mereka dapat mendaftar cukup dengan melakukan scan barcode yang akan diarahkan dalam pengisian formulir pendaftaran.

“Ada yang menarik di sini karena kita kan, mengelola center of view-nya mahasiswa, di kantin. Kita membuat suatu formula publishing di sini dengan kemasan X banner. Kita pasang semua di setiap kantin,” jelasnya.

Abiddin berharap, kegiatan ini dapat memantik mahasiswa untuk melakukan kebaikan dengan menolong orang. Selain itu, dia berharap pula agar semua UKM dapat berkolaborasi dengan PT Abada melalui contoh bentuk kegiatan ini.

Mahasiswa melakukan medical check up sebelum donor darah (Foto: Muhammad Fachrizal Hamdani)

“Kami sangat bersyukur dan sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan pihak kolaborasi seperti UKM KSR-PMI karena dapat menciptakan wadah kebaikan. Semoga ini menjadi inspirasi bagi wadah teman-teman lain kalau menolong itu bisa dilakukan kegiatan kecil ini. Intinya, ayo bareng-bareng saling membantu,” ucapnya.

Kata Pendonor

Muhammad Luthfi Lazuardi, mahasiswa Ilmu Sejarah, mengajukan diri untuk mendonorkan darahnya. Sebelumnya, ia ini memiliki keinginan untuk melakukan donor darah sejak lama, tetapi tidak tercapai.

“Sebenarnya sudah lama. Nah, ada acara donor darah lagi, jadi ikut. Kebetulan waktunya gak mepet waktu kuliah,” lengkapnya.

Berdasarkan pengalamannya, mahasiswa yang ingin mengikuti donor darah bisa mendaftar terlebih dahulu melalui scan barcode. Setelah itu, mengisi formulir sesuai data diri. Tahapan penentuan terletak di bagian pengecekan kesehatan.

“Jadi sebelum donor itu dicek dulu kesehatannya. Kalau hemoglobin (HB)-nya rendah, gak boleh donor, kalau sedang bisa. Kalau sudah memenuhi persyaratan, langsung ke kursi untuk pengambilan darah,” Luthfi menjelaskan.

Setelah melakukan donor darah, setiap pendonor memperoleh bingkisan. “Kalau sudah selesai, dikasih hadiah. Hadiahnya ada biskuit, mi Sedap cup, susu, dan vitamin penambah darah,” katanya.

Luthfi berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali di lain hari. “Pingin ngajak orang-orang kalau ada waktu kosong, bisa ikut donor darah,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachrizal Hamdani

Editor: Binti Q. Masruroh