Universitas Airlangga Official Website

Pelajari Cara Mapping Indikator SDGs, SDGs Center Terima Kunjungan dari Laznas LMI

UNAIR NEWS – SDGs Center Universitas Airlangga (UNAIR) menyambut hangat kedatangan Laznas Lembaga Manajemen Infaq (LMI) pada Kamis (02/02/2023) di Meeting Room SDGs Center Kampus MERR C UNAIR. Kedatangan Laznas LMI disambut oleh Sekertaris SDGs Center, Hakim Zulkarnain SKep Ns MSN, koordinator bidang internal, Savira Rizma Yunita SM dan data analys SDGs, Moh. Agung Santoso SHum MM.

Mengawali kunjungan, Hakim mengawali perbincangan dengan diskusi terkait capaian-capaian SDGs Center UNAIR selama setahun terakhir, serta good practices yang telah dilakukan oleh sivitas akademika UNAIR. “Kami (SDGs) telah berpartisipasi dalam Konferensi Climate Change yang diadakan oleh Foreign Policy Community of Indonesia di Jakarta, kemudian menyelenggarakan Training of Trainer untuk Widya Iswara BPSDM Jawa Timur, yang kini telah mampu menghasilkan Corporate University SDGs. Kemudian kami (UNAIR) memiliki Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) yang memberikan layanan Kesehatan di pulau-pulau 3T Indonesia, juga berkolaborasi dengan 19 Perguruan Tinggi di Jawa Timur untuk mempercepat penurunan Stunting,” papar Hakim.

Program-program yang sudah terlaksana di lingkungan UNAIR selalu kami mapping berdasarkan goal SDG yang relevan, lanjut Hakim, sehingga mengantar UNAIR menempati Rangking 300 di THE Impact Rangking.

Direktur Utama Laznas LMI, Agung Wicaksono menyampaikan tujuan kedatangannya adalah untuk belajar dan membuka ruang kerja sama implementasi SDGs di masyarakat.

“Kami sangat senang karena disambut baik oleh tim SDGs Center UNAIR, tujuan kami berkunjung adalah untuk belajar mapping indikator SDGs. Mengingat kegiatan kami sudah cukup banyak namun belum benar-benar paham cara penempatan goal SDGs yang sesuai, hal inilah yang mendorong kami untuk belajar kepada ahlinya,” terang Agung.

Pria yang sehari-hari akrab dipanggil “Coach” itu menerangkan jika Laznas LMI memiliki beberapa cabang di Indonesia dan luar negeri serta program-program yang difokuskan. “Laznas LMI memiliki Sembilan cabang di Indonesia, dan memiliki beberapa fokus program. Bidang ekonomi ada tani nusantara, ternak nusantara, emas, bidang pendidikan ada beasiswa, pembangunan sekolah ibnu batutah, kampus zakat, bidang dakwah ada wkaf quran, kampung qur’an, bidang kemanusiaan ada ganala, sumur bor, nusantaraku hijau, bidang Kesehatan ada ambulans, mobil jenazah, santunan pengobatan, semua kegiatan tersebut kami rasa sudah masuk indikator SDGs hanya saja kami belum tau masuk kedalam indikator yang mana,” ungkap Agung.

Sebagai tambahan informasi peserta yang hadir dalam kunjungan Laznas LMI adalah Drektur Utama Laznas LMI, Agung Wicaksono, Manajer Departemen Pengembangan Program dan Kolaborasi, M Jaenudin dan Fidri Fadillah P, Manager Departemen Program dan Kelola Mustahik, Johantara Hafiyan H.F, Staf Departemen Program Program dan Kelola Mustahiq, M.Nur Wicaksono, Doris Fermansah, dan M.Irfan Nurdiansyah.

Penulis : Santoso

Editor: Khefti Al Mawalia